Osimhen Kandidat Pengganti Kane di Tottenham, Akankah De Zerbi Berani?
Baca dalam 60 detik
- Tottenham masih kesulitan mencari pengganti Harry Kane yang hengkang ke Bayern Munchen pada 2023, dengan produktivitas lini depan yang jauh menurun.
- Victor Osimhen, penyerang Galatasaray, muncul sebagai kandidat kuat setelah mencetak 59 gol dalam 74 pertandingan dalam dua musim terakhir.
- Keputusan Tottenham pada bursa transfer musim panas akan menentukan apakah mereka bisa kembali bersaing di papan atas Liga Inggris.

Lima tahun setelah ditinggalkan Harry Kane, Tottenham Hotspur masih belum menemukan sosok penyerang yang mampu menggantikan ketajaman kapten Inggris tersebut. Kini, dengan Roberto De Zerbi di kursi pelatih, klub London utara itu kembali dihadapkan pada kebutuhan mendesak untuk mendatangkan mesin gol baru. Nama Victor Osimhen, penyerang Nigeria yang sedang bersinar di Galatasaray, disebut-sebut sebagai salah satu kandidat utama untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Kane.
Sejak hengkang ke Bayern Munchen pada 2023, Tottenham tampaknya enggan mencari pengganti langsung untuk pencetak gol terbanyak mereka. Alhasil, lini depan Spurs kesulitan tampil konsisten. Richarlison, yang didatangkan dari Everton dengan harga mahal, hanya mampu mencetak 27 gol liga dalam empat musim, sementara Dominic Solanke, yang diboyong dengan nilai transfer 65 juta poundsterling, baru mengoleksi 12 gol di Premier League. Musim lalu, total gol Tottenham di liga hanya 48, jauh tertinggal dari torehan Kane yang mencapai 30 gol di musim terakhirnya.
Perbandingan dengan performa Kane di Jerman semakin menegaskan besarnya lubang yang ditinggalkan. Sejak awal musim 2023/24, Kane telah mencetak 98 gol Bundesliga, termasuk 36 gol di musim 2025/26. Ia juga konsisten di Liga Champions dengan 33 gol untuk Bayern. Sementara itu, Osimhen, yang kini berusia 27 tahun, menunjukkan ketajaman serupa. Rekam jejaknya di Napoli (65 gol dalam 108 pertandingan Serie A) dan Galatasaray (41 gol dalam 52 laga) menempatkannya di jajaran penyerang paling mematikan di Eropa.
Menurut laporan BBC Sport yang dikutip Nizaar Kinsella, Osimhen menjadi salah satu alternatif yang dipertimbangkan Tottenham setelah upaya mendatangkan Eli Junior Kroupi gagal karena cedera. Ferran Torres juga disebut-sebut, tetapi masa depannya di Barcelona masih belum jelas. Osimhen, yang kini bermain di luar lima liga top Eropa, mungkin melihat Tottenham sebagai batu loncatan untuk kembali ke panggung utama. Rekan senegaranya, Peter Etebo, bahkan menyebut Osimhen sebagai "salah satu penyerang terbaik di dunia".
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, minat Tottenham pada Osimhen menjadi sinyal bahwa klub-klub besar Eropa masih memandang pemain Afrika sebagai aset berharga. Kehadiran pemain seperti Osimhen di Premier League tentu akan menambah daya tarik liga, yang juga banyak diikuti penggemar di tanah air. Namun, ada kekhawatiran mengenai kebugarannya. Osimhen sering mengalami cedera, seperti musim lalu saat ia hanya tampil 19 kali sebagai starter di Liga Turki, meski tetap mencetak 15 gol.
De Zerbi, yang dikenal dengan gaya menyerang, membutuhkan penyerang yang bisa diandalkan untuk bersaing di papan atas. Jika Osimhen bisa menjaga kebugarannya, ia bisa menjadi jawaban atas masalah Tottenham. Namun, persaingan untuk mendapatkannya tidak mudah. Galatasaray tentu tidak akan melepas pemain kuncinya dengan harga murah, dan klub-klub lain seperti Manchester United atau Chelsea juga dikabarkan tertarik.
Keputusan Tottenham dalam bursa transfer musim panas ini akan menjadi ujian bagi ambisi De Zerbi. Apakah ia berani mengambil risiko dengan mendatangkan Osimhen yang berpotensi besar tetapi rapuh secara fisik? Atau akankah ia memilih opsi yang lebih aman? Satu hal yang pasti, tanpa penyerang tajam, Tottenham akan terus tertinggal dari rival-rivalnya. Pertanyaannya, apakah Osimhen adalah jawaban yang mereka cari?



