Marty Supreme dan Sinners Dominasi Nominasi MacGuffin Awards, Ajang Penghargaan untuk Prop Master
Baca dalam 60 detik
- Property Masters Guild mengumumkan nominasi MacGuffin Awards 2025, dengan film Marty Supreme, Sinners, dan One Battle After Another memimpin kategori film.
- Ajang ini mengapresiasi peran krusial prop master dalam menghidupkan cerita, dari properti period hingga fiksi ilmiah, yang kerap luput dari sorotan.
- Para pemenang akan diumumkan pada 12 September, menandai pengakuan atas seni di balik layar yang membentuk pengalaman sinematik.

Property Masters Guild secara resmi merilis daftar nominasi untuk MacGuffin Awards tahun ini, sebuah ajang tahunan yang menyoroti peran vital para prop master di industri film, televisi, dan produksi pendek. Tiga film besar—Marty Supreme, One Battle After Another, dan Sinners—memimpin persaingan di kategori film, menandai pengakuan atas kerja keras para seniman di balik layar yang bertanggung jawab atas setiap properti yang muncul di layar.
MacGuffin Awards, yang digelar oleh Property Masters Guild, didedikasikan untuk menghormati para profesional yang mencari, merancang, dan mengelola properti—mulai dari furnitur antik hingga senjata futuristik—yang menjadi elemen penting dalam membangun dunia cerita. Tahun ini, nominasi mencakup berbagai genre, dari drama periode hingga fiksi ilmiah, menunjukkan betapa luasnya cakupan pekerjaan mereka. Jeffrey Johnson, presiden Property Masters Guild, menekankan bahwa kualitas karya yang masuk tahun ini membuktikan betapa besar pengaruh prop master dalam membentuk narasi yang dicintai penonton.
Dalam kategori Period Feature Film, Michael Jortner kembali masuk nominasi berkat karyanya di Marty Supreme, setelah memenangkan penghargaan yang sama tahun lalu untuk A Complete Unknown. Sementara itu, Douglas L. Ware, yang dinominasikan untuk Sinners, mengungkapkan bahwa properti paling sulit didapatkan untuk film tersebut adalah gitar milik Miles Caton—sebuah tantangan logistik yang mencerminkan dedikasi para prop master. Sinners sendiri telah menjadi salah satu film paling dibicarakan tahun ini berkat kesuksesan box office dan pujian atas arahan Ryan Coogler serta penampilan ganda Michael B. Jordan.
Konteks Indonesia: Meskipun industri perfilman Tanah Air belum memiliki ajang serupa yang spesifik untuk prop master, pengakuan seperti MacGuffin Awards dapat menjadi inspirasi bagi sineas lokal untuk lebih menghargai peran teknis di balik layar. Di era di mana film Indonesia semakin mendunia—seperti The Big 4 atau KKN di Desa Penari—perhatian terhadap detail properti bisa menjadi pembeda kualitas produksi. Para pembuat film di Indonesia dapat belajar dari standar internasional yang diterapkan oleh para prop master Hollywood, terutama dalam hal riset dan akurasi historis.
Selain film, nominasi televisi juga menampilkan sejumlah serial populer. Daredevil: Born Again Season 2, The Morning Show Season 4, dan Fallout Season 2 menjadi beberapa nama yang bersaing di kategori masing-masing. Menariknya, kategori Half-Hour Multi-Camera Television Series didominasi oleh komedi situasi seperti Abbott Elementary dan The Upshaws, menunjukkan bahwa prop master juga berperan penting dalam genre ringan.
Para pemenang MacGuffin Awards akan diumumkan dalam sebuah upacara langsung pada 12 September mendatang. Dengan persaingan yang ketat dan daftar nominasi yang beragam, ajang ini tidak hanya menjadi ajang penghargaan, tetapi juga pengingat bahwa di balik setiap adegan ikonik, ada tangan-tangan terampil yang memastikan setiap benda di layar terasa nyata. Pertanyaannya, akankah industri film Indonesia mulai memberikan ruang lebih bagi profesi yang kerap tak terlihat ini?



