Philipp Treu, Bek Freiburg yang Dipanggil Klopp: Dari St. Pauli ke Timnas Jerman
Baca dalam 60 detik
- Philipp Treu, bek kanan Freiburg, menerima panggilan video dari pelatih timnas Jerman Jürgen Klopp setelah penampilan impresifnya di awal musim 2026/27.
- Pemain berusia 25 tahun itu memiliki rekam jejak di RB Leipzig dan St. Pauli sebelum kembali ke Freiburg pada 2025, dan kini menjadi salah satu bek sayap paling menjanjikan di Bundesliga.
- Panggilan ke timnas Jerman dapat menjadi batu loncatan bagi Treu, sekaligus sinyal bahwa Klopp mulai membangun generasi baru di skuad Der Panzer.

Philipp Treu, bek kanan Freiburg, menerima panggilan video dari pelatih timnas Jerman Jürgen Klopp setelah performa gemilangnya bersama klub di awal musim 2026/27. Panggilan tersebut menjadi pertanda bahwa namanya masuk dalam radar skuad Der Panzer untuk pemanggilan pertama pada September 2026.
Pemain berusia 25 tahun itu bukan sosok yang asing di sepak bola Jerman. Lahir di Heidelberg, Treu menempuh pendidikan sepak bola di Sandhausen, RB Leipzig, dan Freiburg. Bersama Freiburg, ia turut meraih Piala Pemuda DFB 2017/18. Setelah empat musim memperkuat Freiburg II di liga regional dan kasta ketiga, St. Pauli merekrutnya menjelang kompetisi Bundesliga 2 2023/24.
Bersama St. Pauli, Treu langsung menjadi andalan. Ia menyumbang satu gol dan dua assist untuk membantu klub berjuluk Kiezkicker itu promosi ke Bundesliga pada musim pertamanya. Pada musim berikutnya, ia mencatatkan 33 penampilan dan dua assist, memastikan St. Pauli bertahan di kasta tertinggi. Performa konsisten itu membuat Freiburg memboyongnya kembali pada musim panas 2025.
Kembali ke Freiburg, Treu tidak butuh waktu lama untuk beradaptasi. Ia mencetak gol pertamanya di Bundesliga dari luar kotak penalti saat melawan Wolfsburg pada matchday ke-15, dan mencatatkan 28 penampilan liga serta 14 laga di Liga Europa, termasuk saat Freiburg mencapai final bersejarah melawan Aston Villa.
Penampilan impresif Treu di awal musim 2026/27, saat Freiburg memuncaki klasemen setelah matchday ketiga, membuat Klopp menghubunginya melalui panggilan video. Menurut Treu, panggilan itu adalah cara Klopp untuk mengenalnya lebih dekat sebelum pemanggilan pertama ke timnas Jerman pada September 2026. Gaya bermain Treu sering dibandingkan dengan Nathaniel Brown, bek kiri Bayern Munich yang direkrut dari Eintracht Frankfurt. Keduanya sama-sama cepat dan terampil dalam menyerang maupun bertahan, meski Treu beroperasi di sisi kanan.
"Philipp defends resolutely while also being capable of creating a goal threat. He brings a good mix of stamina and sprints. There is no need to add anything about his character and attitude." - Klemens Hartenbach, Direktur Olahraga Freiburg
Pelatih Freiburg, Julian Schuster, juga menekankan pentingnya menjaga nilai dan budaya yang telah terbangun di ruang ganti. Ia menilai pemain seperti Treu yang merepresentasikan nilai-nilai tersebut memegang peran krusial. "The important thing is maintaining the values and the culture that has been developed in the dressing room over the years. I do believe that this is a challenge, and that the guys who really represent these values – like Philipp Treu – play a crucial role," ujar Schuster.
Di luar lapangan, Treu dikenal disiplin dalam bermedia sosial. Selama lebih dari tiga tahun, ia hanya mengunggah 11 postingan di Instagram, atau sekitar satu unggahan per seribu pengikut. Jika panggilan timnas Jerman benar-benar datang, mungkin sudah saatnya ia menambah satu unggahan lagi.
Bagi pembaca di Indonesia, kisah Treu menjadi cerminan bagaimana pemain yang tidak selalu bersinar di akademi elit bisa menemukan jalannya melalui kerja keras dan konsistensi. Perkembangan Treu juga patut dipantau oleh penggemar sepak bola Tanah Air, terutama menjelang kompetisi internasional. Akankah Klopp memberikan debut bagi Treu di timnas Jerman, dan mampukah ia menjadi solusi jangka panjang di posisi bek kanan? Waktu yang akan menjawab, tetapi satu hal yang pasti: nama Philipp Treu kini semakin sulit diabaikan.



