Pencarian Peselancar Inggris Arran Strong Dihentikan, Dunia Olahraga Berduka
Baca dalam 60 detik
- Arran Strong, atlet selancar kebanggaan Inggris, dinyatakan hilang di perairan Portugal sejak Senin lalu dan pencarian resmi dihentikan setelah empat hari.
- Otoritas maritim Portugal menghentikan operasi pada Kamis karena kondisi laut yang sulit, sementara rekan dan pelatihnya selamat.
- Belasungkawa mengalir dari komunitas selancar global, termasuk GB Surfing yang menyebut kepergian Strong sebagai kehilangan besar bagi olahraga ini.

Kematian peselancar asal Inggris Arran Strong (28) telah dikonfirmasi setelah otoritas maritim Portugal menghentikan pencarian yang berlangsung sejak Senin lalu. Strong dilaporkan hilang saat berpindah dari Pantai Monte Clerigo ke Carrapateira di pesisir selatan Portugal, dan upaya pencarian resmi dihentikan pada Kamis tanpa hasil.
Atlet yang telah 10 tahun berkompetisi di World Surf League dan dua kali mewakili Inggris pada World Surfing Games ini dikenal sebagai peselancar andalan. Pada kedua edisi tersebut, ia menempati peringkat tertinggi di antara perwakilan Inggris. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, terutama bagi rekan satu tim dan pelatih yang menjadi saksi langsung peristiwa nahas tersebut.
Menurut keterangan Otoritas Maritim Nasional Portugal (AMN), Strong mendapat kesulitan di perairan sekitar pukul 11.33 BST pada Senin. Rekannya, Jose Maria Pyrrait, yang juga pelatih Strong, berhasil diselamatkan oleh kapal nelayan setempat. Pyrrait menuturkan bahwa mereka sempat berhenti untuk minum dan berfoto sebelum melanjutkan perjalanan. Strong yang berada di depan tiba-tiba tidak terlihat, dan Pyrrait kemudian melihat papan selancar Strong hanyut sekitar 100 meter.
"Saya mendayung sekuat tenaga dan menyelam berulang kali, tapi area itu sangat dalam dan visibilitas rendah. Saya menghubungi mitra di darat yang segera mengaktifkan tim penyelamat," tulis Pyrrait di Instagram. Ia dan kru kapal kemudian menghabiskan dua setengah jam mencari Strong, tetapi tidak membuahkan hasil. Pelatih yang telah membina Strong sejak usia 10 tahun itu mengaku kehilangan seperti anak sendiri.
GB Surfing melalui pernyataan resmi di Instagram pada Selasa lalu menyampaikan duka citanya. "Arran adalah rekan tim yang luar biasa, kompetitor yang dihormati, dan pribadi yang baik hati. Semangatnya dalam berselancar meninggalkan kesan mendalam bagi semua yang mengenalnya. Kepergiannya adalah kehilangan yang menghancurkan bagi olahraga kami," tulis pernyataan tersebut. Pelatih performa GB Surfing, Luke Dillon, juga mengenang Strong sebagai pribadi yang selalu ceria dan penuh tawa.
Rekan sesama peselancar, termasuk juara nasional Inggris delapan kali Lucy Campbell, turut berduka. "Dunia akan kehilangan senyum itu. Saya kirimkan cinta untuk keluarga dan teman-teman," tulis Campbell. Juara selancar wanita Inggris lainnya, Alys Barton, menambahkan, "Arran selalu mendorong semua orang di sekitarnya. Terima kasih atas senyum dan semangatmu. Kamu akan sangat dirindukan."
Peristiwa ini menjadi pengingat akan risiko tinggi dalam olahraga selancar di laut lepas, khususnya di perairan yang tidak terprediksi. Bagi Indonesia yang memiliki komunitas peselancar yang besar, seperti di Bali dan Lombok, pentingnya keselamatan dan kesiapsiagaan saat berselancar di laut terbuka tidak bisa diabaikan. Kisah Arran Strong memberikan pelajaran berharga bagi atlet muda untuk selalu mengutamakan keamanan meskipun telah berpengalaman puluhan tahun.
Kehilangan Arran Strong tidak hanya dirasakan oleh Inggris, tetapi juga oleh komunitas selancar global. Pertanyaan tentang bagaimana meningkatkan sistem keselamatan di laut, seperti penggunaan pelacak GPS atau prosedur evakuasi cepat, kembali mengemuka. Semoga ini menjadi momentum untuk evaluasi bersama demi mencegah tragedi serupa di masa depan.



