United Capital Microfinance Bank: Modal Melonjak 28 Kali Lipat, Target Izin Nasional
Baca dalam 60 detik
- United Capital Microfinance Bank mencatatkan ekspansi modal agresif dari N200 juta menjadi N5,6 miliar hanya dalam waktu dua tahun.
- Langkah ini merupakan bagian dari strategi grup untuk meraih lisensi perbankan nasional dan memperkuat posisi di sektor keuangan mikro Nigeria.
- Dengan aset kelolaan di atas N2,3 triliun, United Capital tengah bertransformasi menjadi grup jasa keuangan terintegrasi yang siap berekspansi ke 12 negara Afrika.

United Capital Microfinance Bank mencatatkan lonjakan modal yang spektakuler: dari N200 juta saat berdiri pada 2024 menjadi N5,6 miliar saat ini. Angka itu diungkapkan langsung oleh Group CEO United Capital, Peter Ashade, dalam forum investor di Lagos, Rabu lalu. Kenaikan 28 kali lipat ini bukan sekadar pencapaian internal, melainkan sinyal ambisi besar untuk mengubah peta persaingan industri keuangan mikro Nigeria.
Ashade menegaskan bahwa perusahaannya telah mengajukan permohonan lisensi bank mikro nasional. โKami tidak ingin menjadi penonton, melainkan pemain yang mengubah permainan,โ ujarnya. Targetnya jelas: menjangkau seluruh wilayah Nigeria dan memperdalam inklusi keuangan melalui edukasi investor yang masif. Langkah ini menjadi krusial mengingat masih banyak masyarakat Nigeria yang belum terlayani oleh lembaga keuangan formal.
Ekspansi modal tersebut merupakan bagian dari transformasi besar United Capital Group. Saat ini, total aset yang dikelola grup telah menembus N2,3 triliun, menjadikannya salah satu institusi jasa keuangan terintegrasi terdepan di Afrika. Ashade mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan diri untuk fase pertumbuhan berikutnya melalui investasi strategis di bidang riset, teknologi, tata kelola, dan ekspansi Pan-Afrika. Rencana jangka panjangnya termasuk mengakuisisi bank komersial.
Untuk mendukung ambisi tersebut, United Capital telah merekrut seorang kepala ekonom guna memperkuat kapabilitas riset. โInvestor butuh profesional yang memandu keputusan investasi mereka. Kini kami tidak hanya menulis tentang Nigeria, tetapi setiap minggu memproduksi riset tentang Afrika,โ kata Ashade. Selain itu, posisi Direktur untuk Afrika juga dibentuk untuk mengidentifikasi peluang bisnis di kawasan. Langkah ini menunjukkan keseriusan United Capital dalam membangun kredibilitas sebagai pemain regional, bukan sekadar perusahaan domestik.
Di sisi internal, grup ini terus memperkuat teknologi, kerangka tata kelola, dan model operasional. Ashade menekankan bahwa paruh kedua 2026 akan menjadi momentum peluncuran berbagai produk dan inisiatif baru yang dirancang untuk memperkuat penawaran ritel dan kapabilitas digital. โApa yang kami lihat ke depan lebih besar dari posisi kami hari ini. Kami tidak bisa terus menjalankan bisnis seperti biasa,โ tegasnya.
Bagi Indonesia, langkah United Capital menjadi cermin bagaimana lembaga keuangan mikro bisa bertransformasi menjadi pemain nasional dan regional. Di tengah upaya OJK mendorong konsolidasi BPR dan BPRS, model ekspansi modal dan lisensi nasional ala United Capital bisa menjadi referensi bagi bank mikro di Indonesia yang ingin memperluas jangkauan dan meningkatkan daya saing. Apakah regulator dan pemain lokal siap mengadopsi strategi serupa untuk mempercepat inklusi keuangan di tanah air?



