Ajax Gaet Striker Nigeria Tolu Arokodare: Pinjaman dari Wolves dengan Opsi Beli
Baca dalam 60 detik
- Ajax Amsterdam resmi mendatangkan penyerang timnas Nigeria, Tolu Arokodare, dengan status pinjaman satu musim dari Wolverhampton Wanderers.
- Kesepakatan ini mencakup opsi pembelian permanen di akhir musim, memberikan fleksibilitas bagi Ajax jika Arokodare tampil impresif.
- Arokodare, yang pernah menjadi top skor di Belgia, diharapkan memperkuat lini depan Ajax yang sedang bersaing di Liga Conference Eropa.

Ajax Amsterdam resmi mengamankan jasa penyerang timnas Nigeria, Tolu Arokodare, melalui skema pinjaman selama satu musim dari Wolverhampton Wanderers. Klub raksasa Belanda itu mengumumkan kesepakatan tersebut pada Rabu (29/7) waktu setempat, dengan opsi pembelian permanen di akhir masa peminjaman.
Arokodare, yang kini berusia 25 tahun, bukanlah nama asing di kancah sepak bola Eropa. Sebelum bergabung dengan Wolves pada musim lalu, ia sempat bermain di Latvia, Jerman, dan Belgia. Puncak kariernya terjadi saat membela Racing Genk, di mana ia menjadi top skor Liga Belgia pada musim 2024-2025. Performa gemilang itu yang kemudian membawanya ke Premier League bersama Wolves.
Namun, petualangan Arokodare di Inggris tidak berjalan mulus. Ia lebih sering menjadi pemain pengganti di tengah keterpurukan Wolves yang akhirnya terdegradasi. Meski demikian, ia tetap mencatatkan enam gol di berbagai ajang, termasuk liga dan piala. Statistik ini menunjukkan bahwa naluri mencetak golnya tetap tajam meski minim menit bermain.
Bagi Ajax, kedatangan Arokodare menjadi suntikan tenaga baru di lini depan. Saat ini, tim asuhan pelatih anyar sedang bersiap menghadapi leg kedua babak kualifikasi kedua Liga Conference Eropa melawan Vojvodina, Kamis (30/7) dini hari WIB. Ajax unggul agregat 4-1 setelah kemenangan di markas lawan pekan lalu. Kehadiran Arokodare diharapkan bisa menambah opsi taktik, terutama jika Ajax ingin mempertahankan keunggulan atau menambah pundi-pundi gol.
Dari perspektif sepak bola Indonesia, langkah Ajax ini menarik untuk dicermati. Belanda merupakan salah satu negara yang kerap menjadi tujuan pemain Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Kedekatan budaya sepak bola antara Belanda dan Indonesia juga membuat setiap pergerakan di bursa transfer Eredivisie selalu mendapat perhatian. Jika Arokodare sukses di Ajax, bukan tidak mungkin ia akan menjadi contoh bagi pemain-pemain Afrika lainnya yang ingin menembus liga top Eropa melalui Belanda.
Di sisi lain, Wolves tampaknya mulai merombak skuad pasca-degradasi. Melepas Arokodare dengan opsi pembelian bisa menjadi langkah strategis untuk mengurangi beban gaji sambil tetap memantau perkembangan sang pemain. Jika Arokodare bersinar di Amsterdam, Wolves bisa mendapatkan keuntungan finansial dari transfer permanen nantinya.
Pertanyaan besarnya, mampukah Arokodare mengulang ketajamannya seperti saat di Belgia? Tekanan bermain di klub sebesar Ajax tentu berbeda. Namun, dengan dukungan rekan setim dan sistem permainan yang cocok, bukan tidak mungkin ia akan menjadi mesin gol baru bagi De Godenzonen.



