De Bruyne Kembali ke Napoli, Sambutan Dingin Rekan Setim Menanti
Baca dalam 60 detik
- Kevin De Bruyne dijadwalkan kembali berlatih bersama Napoli pekan depan setelah libur pasca-Piala Dunia 2026, namun dilaporkan akan menghadapi suasana tidak bersahabat dari rekan setimnya.
- Komentar pedas De Bruyne tentang mantan pelatih Antonio Conte dianggap tidak menghormati klub, memicu ketegangan dengan direktur olahraga dan kapten tim.
- Masa depan gelandang Belgia itu di Napoli masih belum jelas, dengan pelatih baru Massimiliano Allegri belum memberikan pernyataan resmi.

Kevin De Bruyne akan kembali berlatih bersama Napoli pekan depan setelah menjalani libur panjang usai Piala Dunia 2026. Namun, suasana yang menantinya diyakini tidak akan hangat. Laporan media Italia menyebut bahwa rekan setimnya sudah frustrasi dengan pernyataan kontroversial yang dilontarkan pemain asal Belgia itu tentang mantan pelatih Antonio Conte beberapa pekan lalu.
De Bruyne bergabung dengan Napoli setahun lalu secara gratis setelah kontraknya di Manchester City habis. Awalnya, ia tampil gemilang dengan mencetak empat gol dalam delapan pertandingan Serie A pertama. Namun, cedera hamstring parah membuatnya absen selama lima bulan. Total, ia hanya tampil 21 kali di semua kompetisi musim 2025-26 dengan torehan lima gol dan empat assist, sementara Napoli finis sebagai runner-up di bawah Inter yang meraih gelar Scudetto dan Coppa Italia.
Ketegangan mulai terlihat ketika Conte memutuskan hengkang setelah musim berakhir. De Bruyne secara terbuka mengaku lega dengan kepergian Conte. โJelas sulit bagi saya karena Conte memiliki visi sepak bola yang sangat berbeda. Sejujurnya, saya tidak pernah mendapat kesempatan bermain di posisi favorit saya,โ ujarnya dalam wawancara akhir Mei. Saat ditanya apakah ia senang Conte pergi, ia menjawab, โBagi saya, ya. Dia tidak wajib bertahan. Ada janji musim panas lalu tentang cara kami bermain, tapi pada akhirnya tidak banyak yang terwujud.โ
Pernyataan itu langsung memicu spekulasi tentang masa depannya di Napoli. Direktur olahraga Giovanni Manna menegaskan bahwa De Bruyne masih terikat kontrak dan merupakan bagian dari proyek tim. โSaya tidak menghargai beberapa kata-katanya, tapi tidak masalah,โ kata Manna. โKevin tidak perlu memutuskan apakah dia akan bertahan atau pergi, dia bagian dari proyek dan akan menempatkan dirinya di bawah arahan pelatih, seperti pemain lainnya.โ
Kapten Napoli Giovanni Di Lorenzo juga mendukung sikap manajemen. โSaya sejalan dengan apa yang dikatakan direktur. Pelatih harus selalu yang memutuskan bagaimana tim bermain, kami tidak bisa bergantung pada satu pemain,โ ujarnya dalam konferensi pers. Sementara itu, pelatih anyar Massimiliano Allegri masih enggan memberikan pernyataan konkret soal masa depan De Bruyne.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, De Bruyne akan disambut dengan atmosfer dingin saat kembali ke markas latihan. Hubungan antara pemain dan klub disebut tidak pernah benar-benar harmonis sejak awal. Ketegangan ini menimbulkan pertanyaan besar: akankah De Bruyne bertahan di Napoli atau memilih hengkang setelah hanya satu musim?
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, kasus ini menjadi pengingat betapa pentingnya komunikasi antara pemain bintang dan klub. Di Liga 1, beberapa pemain asing juga kerap berselisih dengan pelatih, namun biasanya diselesaikan secara internal. Jika De Bruyne benar-benar pergi, Napoli harus segera mencari pengganti yang setara, sementara jika bertahan, Allegri harus mampu meredam ketegangan di ruang ganti. Keputusan De Bruyne dalam beberapa pekan ke depan akan menjadi penentu arah Napoli musim depan.



