Buru Pengganti Solanke, Tottenham Incar 'Defoe Baru' di Bursa Transfer
Baca dalam 60 detik
- Tottenham Hotspur masih memburu penyerang anyar setelah performa Solanke mengecewakan musim lalu.
- Omar Marmoush menjadi opsi realistis menggantikan Solanke, dengan gaya bermain yang diibaratkan seperti Jermain Defoe.
- Jika gagal mendapatkan Kroupi, Spurs siap mengaktifkan opsi Marmoush yang musim lalu mencetak 28 gol bersama Frankfurt dan Man City.

Perburuan penyerang Tottenham Hotspur musim panas ini belum usai meski lini belakang dan gelandang sudah diperkuat. Manajer Roberto De Zerbi kini mengincar nama baru untuk menggantikan Dominic Solanke yang performanya dinilai tak kunjung stabil sejak diboyong dari Bournemouth.
Solanke, yang didatangkan sebagai penerus Harry Kane, hanya mampu menyumbang 6 gol di musim keduanya akibat cedera. Situasi itu diperparah dengan ketidakpastian masa depan Richarlison, yang menjadi top skor klub dengan 12 gol musim lalu namun terus dikaitkan dengan hengkang. De Zerbi pun harus bergerak cepat di sisa bursa transfer.
Target utama Spurs sebenarnya adalah Eli Junior Kroupi, remaja Bournemouth yang mencetak 13 gol di musim perdananya di Premier League—rekor untuk pemain seusianya. Namun, persaingan dari Manchester City, Arsenal, dan Barcelona membuat sang pemain sulit direbut. Alhasil, alternatif mulai dijajaki, salah satunya adalah Omar Marmoush.
Marmoush, penyerang serbabisa milik Manchester City, disebut-sebut sebagai opsi realistis. Menurut jurnalis Dean Jones, pemain asal Mesir itu masuk dalam daftar andai upaya mendatangkan Kroupi gagal. Meski musim lalu hanya tampil 16 kali sebagai starter, catatan total 8 gol dan 3 assist di semua kompetisi tetap patut diperhitungkan. Namun, puncak performanya justru terjadi pada musim 2024/25 ketika masih berseragam Eintracht Frankfurt dan City, dengan torehan 28 gol dan 17 assist dari 51 pertandingan.
Perbandingan antara Solanke dan Marmoush menunjukkan perbedaan profil yang mencolok. Solanke lebih suka menerima bola di kaki, sementara Marmoush—seperti diungkapkan legenda sepak bola Mesir, Mido—memiliki naluri berlari ke ruang kosong untuk meregangkan pertahanan. Gaya itu sangat dibutuhkan Tottenham, yang musim lalu sering kesulitan menembus blok rendah lawan.
"Dia mirip Defoe. Tidak terlalu meminta bola ke kaki, kelebihannya justru lari di belakang bek untuk meregangkan pertahanan," ujar Mido saat Marmoush pindah ke Etihad.
Di sisi lain, De Zerbi telah melepas beberapa opsi internal seperti Will Lankshear dan mungkin akan mempercayakan menit bermain kepada pemain muda seperti Mikey Moore atau Mason Melia. Namun, untuk persaingan Premier League, pengalaman Marmoush dianggap lebih siap.
Bursa transfer musim panas ini menjadi ujian ambisi Tottenham. Jika berhasil mendatangkan Marmoush, lini depan mereka tak hanya punya solusi jangka pendek, tetapi juga opsi taktis yang lebih variatif. Pertanyaannya, maukah City melepas pemain yang baru dibeli dengan mahal? Ataukah Spurs akan kembali ke jalur Kroupi yang penuh drama?



