Amanda Abbington Kembali ke Layar Kaca: Peran Pertama Pasca Skandal Strictly Come Dancing
Baca dalam 60 detik
- Aktris Amanda Abbington dikabarkan mendapat peran di serial Apple TV+ 'Down Cemetery Road', menjadi proyek akting pertamanya sejak mundur dari Strictly Come Dancing pada 2023.
- Skandal tersebut bermula dari tuduhan bullying terhadap Giovanni Pernice yang kemudian dibersihkan oleh investigasi BBC, namun meninggalkan luka mendalam bagi kedua pihak.
- Kasus ini mengingatkan pada pentingnya perlindungan peserta di acara realitas, termasuk di Indonesia, di mana kesejahteraan kontestan kerap menjadi sorotan.

Setelah hampir dua tahun bergulat dengan kontroversi yang mengguncang dunia hiburan Inggris, Amanda Abbington akhirnya mendapatkan angin segar. Aktris berusia 51 tahun itu dilaporkan telah menerima peran utama pertamanya sejak insiden hengkangnya secara mendadak dari ajang dansa Strictly Come Dancing pada 2023 lalu.
Menurut kabar yang beredar, Abbington akan bergabung dengan jajaran pemain serial thriller detektif Down Cemetery Road musim kedua, produksi Apple TV+ dari tangan kreator Slow Horses. Ia dijadwalkan beradu akting dengan Ruth Wilson dan Emma Thompson, meskipun detail karakternya masih dirahasiakan. Proyek ini menjadi lompatan karier signifikan setelah peran dramatis terakhirnya di Desperate Measures pada 2023.
Kembalinya Abbington ke dunia akting tak lepas dari badai yang ia lalui usai menuduh pasangan dansanya, Giovanni Pernice, melakukan pelecehan dan perundungan selama latihan. BBC kemudian melakukan investigasi dan meskipun membebaskan Pernice dari tuduhan terberat, pihak stasiun televisi itu tetap menyampaikan permintaan maaf resmi kepada Abbington. Bagi publik Inggris, kasus ini sempat menjadi ujian transparansi dan etika di balik produksi acara realitas populer.
Dalam wawancara dengan ITV's This Morning, Abbington mengakui bahwa tahun lalu menjadi salah satu periode paling berat dalam hidupnya. Meski demikian, ia menegaskan tidak menyesali langkahnya mengungkapkan pengalaman pahit itu. โIni saatnya untuk move on bagi semua orang,โ ujarnya. Di sisi lain, Pernice mengaku merasa dunianya runtuh setelah tuduhan tersebut. โSemua orang yang seharusnya menjadi teman tiba-tiba menghilang. Tidak ada yang mau di dekat saya,โ katanya mengenang.
Setelah meninggalkan Strictly, Pernice melanjutkan karier di Italia dengan menjadi profesional di Ballando con le Stelle, versi lokal acara dansa tersebut. Ia berhasil meraih kemenangan pada Desember 2024 bersama Bianca Guaccero, dan finis di posisi kedua pada 2025 bersama Francesca Fialdini. Keberhasilannya di Italia menunjukkan bahwa publisitas negatif tidak selalu berujung pada akhir karier.
Skandal yang melibatkan Abbington dan Pernice membuka diskusi lebih luas tentang perlindungan kontestan di acara kompetisi realitas. Di Indonesia, fenomena serupa juga kerap muncul, mulai dari tuduhan pengaturan skor hingga tekanan mental terhadap peserta. Kasus ini menjadi pengingat bahwa di balik gemerlap panggung, ada kesejahteraan individu yang harus dijamin oleh pihak produksi.
Dengan peran barunya, Abbington berpeluang menata ulang citra dan kembali fokus pada akting. Pertanyaan yang kini mengemuka: akankah publik mampu memisahkan sosok artis dari kontroversi masa lalunya? Atau justru pengalaman pahit itu akan memberi kedalaman pada perannya di Down Cemetery Road? Perjalanan karier keduanya, baik Abbington maupun Pernice, akan terus menjadi cermin bagi industri hiburan yang kerap bergulat antara popularitas dan etika.



