West Indies Hancurkan Pakistan 90 Run, Persembahkan Kemenangan untuk Sobers
Baca dalam 60 detik
- Jayden Seales memborong lima gawang hanya dengan 20 run, memastikan West Indies menang 90 run atas Pakistan.
- Kapten Roston Chase mendedikasikan kemenangan ini untuk legenda Sir Garfield Sobers yang tepat berusia 90 tahun pada hari kemenangan.
- Pakistan menelan kekalahan kedelapan berturut-turut di laga tandang, meskipun Babar Azam bermain gemilang dengan 58 run tak terkalahkan.

West Indies mengukuhkan kemenangan 90 run atas Pakistan dalam laga pertama di Brian Lara Cricket Academy, Trinidad, yang dipersembahkan untuk mendiang legenda kriket Sir Garfield Sobers. Jayden Seales menjadi bintang dengan torehan 5-20, menghancurkan perlawanan Pakistan yang hanya mampu mencetak 120 run di babak kedua.
Pakistan yang membutuhkan 211 run untuk menang, langsung terpuruk menjadi 71-9 setelah babak pertama sebelum Babar Azam dan Muhammad Abbas membangun kemitraan 49 run. Babar mencetak 58 tidak terkalahkan, tetapi Seales mengakhiri perlawanan dengan menjebloskan Abbas lbw pada skor 23. Kemenangan ini mengingatkan pada kehebatan Sobers, yang meninggal baru-baru ini pada usia 89 tahun.
Pertandingan yang berlangsung selama empat hari ini menyajikan drama intens. Setelah West Indies memulai hari keempat dengan 126-7, Shamar Joseph mencetak 38 run dari 27 bola dengan empat six, sementara Kemar Roach bertahan selama 63 bola untuk 18 run. Muhammad Abbas menjadi bowler terbaik Pakistan dengan 5-22 di babak pertama.
Kapten West Indies Roston Chase mempersembahkan kemenangan untuk Sobers. โKami ingin membuatnya bangga dan membicarakannya sebelum pertandingan. Saya harap dia tersenyum dari atas,โ ujar Chase. Ia juga berterima kasih pada penonton Trinidad yang memberikan energi, meskipun tidak terlalu banyak.
Pakistan sebenarnya memulai dengan baik, tetapi runtuh sebelum makan siang hari keempat. Seales menyingkirkan Imam-ul-Haq, Azan Awais, dan Salman Agha. Justin Greaves yang pada hari ketiga mencetak lima gawang tanpa kebobolan run, kembali memukul dengan menjatuhkan Mohammad Rizwan dan Aamer Jamal. Shan Masood yang bermain dengan jari patah sempat menahan, tetapi akhirnya memberikan tangkapan mudah.
Kami bermain bagus dalam beberapa hari terakhir, tetapi hari ini kami tidak tampil sebagai unit pemukul yang baik. Ada pantulan tidak merata di lapangan, tetapi kami seharusnya membangun kemitraan. Dasar-dasarnya tetap sama, Anda harus bertahan dari bola baru dan mencetak run saat bola sudah tua,โ kata Babar Azam.
Bagi pecinta olahraga di Indonesia, kemenangan West Indies ini mengingatkan pada semangat juang dan dedikasi yang bisa menjadi inspirasi, terutama dalam olahraga yang mungkin kurang populer seperti kriket. Ketekunan Seales dan keperkasaan Greaves menunjukkan bahwa kerja keras dan strategi dapat mengalahkan tim yang lebih diunggulkan.
Pakistan akan mencoba menyamakan kedudukan di laga kedua yang dimulai pada 2 Agustus di Port of Spain. Pertanyaan besarnya: bisakah Pakistan memutus tren negatif tandang mereka?



