Napoli Lirik Badiashile, Tawaran £15 Juta Dilayangkan ke Chelsea
Baca dalam 60 detik
- Napoli resmi melayangkan tawaran £15 juta untuk bek Chelsea, Benoit Badiashile, di tengah krisis cedera lini belakang.
- Bek berusia 25 tahun itu gagal bersaing di Stamford Bridge akibat cedera dan persaingan ketat, sehingga klub Serie A melihatnya sebagai solusi jangka pendek.
- Keputusan Chelsea akan menentukan apakah Badiashile bisa kembali ke performa terbaiknya di Italia, sekaligus membuka peluang perombakan skuad di bawah Xabi Alonso.

Napoli mengambil langkah cepat di bursa transfer dengan mengajukan tawaran kepada Chelsea untuk Benoit Badiashile. Klub Serie A itu membutuhkan tambahan tenaga di lini pertahanan setelah dua bek utama mereka, Alessandro Buongiorno dan Sam Beukema, mengalami cedera yang cukup serius pada fase pramusim.
Badiashile didatangkan Chelsea dari Monaco pada Januari 2023 dengan banderol sekitar £35 juta. Saat itu, ia dianggap sebagai salah satu bek muda paling menjanjikan di Eropa, dengan postur tinggi, kemampuan membangun serangan dari belakang, dan jam internasional bersama timnas Prancis. Namun, perjalanannya di Stamford Bridge tidak semulus ekspektasi. Cedera hamstring dan masalah kebugaran lainnya membuatnya kesulitan merebut tempat inti secara permanen, apalagi dengan rotasi pelatih yang silih berganti.
Kini, Chelsea memiliki setidaknya sepuluh bek tengah dalam skuad, termasuk rekrutan anyar Maxence Lacroix. Persaingan semakin ketat, dan Badiashile terancam kehilangan tempat. Napoli melihat celah ini. Dilansir dari jurnalis Italia Raffaele Auriemma, direktur olahraga Giovanni Manna sudah mengajukan penawaran resmi senilai £15 juta—atau sekitar €18 juta—untuk pemain berusia 25 tahun tersebut. Nilai ini jauh dari investasi awal Chelsea, tetapi Napoli berharap diskusi masih bisa berlanjut.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pergerakan Badiashile patut dicermati. Serie A semakin populer di tanah air berkat tayangan reguler dan penggemar klub-klub besar seperti Juventus, Inter Milan, dan AC Milan. Jika transfer ini terwujud, publik Indonesia akan menyaksikan salah satu bek muda Prancis beraksi di kompetisi yang identik dengan taktik defensif ketat. Ini juga bisa menjadi indikator bagaimana klub-klub Italia memanfaatkan momen krisis untuk mendatangkan pemain berlabel Premier League dengan harga lebih murah.
Dalam wawancara dengan media lokal, Auriemma menegaskan bahwa situasi darurat akibat cedera memaksa Napoli bergerak cepat. “Dengan Buongiorno dan Beukema cedera, memulai musim hanya dengan Rrahmani dan dua pemain muda minim pengalaman sangat berisiko,” tulisnya di media sosial. Ia juga menambahkan bahwa Manna sebelumnya mengatakan prioritas adalah melepas pemain sebelum merekrut, tetapi krisis mengubah rencana.
Bagi Badiashile, pindah ke Serie A bisa menjadi momentum kebangkitan. Sepak bola Italia kerap menjadi tempat yang cocok bagi bek teknis seperti dirinya. Lingkungan baru dan kepercayaan dari pelatih Napoli mungkin membantunya menemukan kembali performa terbaik. Di sisi lain, Chelsea harus memutuskan apakah tawaran tersebut cukup untuk memulai negosiasi serius, terutama mengingat kontrak Badiashile masih panjang dan potensi keuntungan di masa depan.
Dengan Xabi Alonso yang kini menangani Chelsea, perombakan skuad besar-besaran tampaknya tak terhindarkan. Kepergian Badiashile bisa menjadi awal dari serangkaian pembersihan pemain di lini belakang. Pertanyaannya, akankah Chelsea menurunkan harga permintaan mereka, atau justru menahan Badiashile sebagai cadangan? Keputusan dalam pekan-pekan mendatang akan menjawab arah karir pemain Prancis itu.



