Menara Merdeka 118 Resmi Berganti Nama: Maybank Rebut Hak Penamaan Gedung Tertinggi Kedua di Dunia
Baca dalam 60 detik
- Menara Merdeka 118 di Kuala Lumpur resmi menyandang nama baru Menara Merdeka Maybank setelah ditempati Maybank sebagai kantor pusat.
- Langkah ini menandai strategi branding Maybank dengan menempelkan nama pada gedung ikonik setinggi 118 lantai, sementara bekas markasnya di Jalan Tun Perak diubah menjadi Menara Tun Perak.
- Nasabah tidak perlu khawatir karena cabang utama Maybank di Kuala Lumpur tetap beroperasi di Menara Tun Perak tanpa perubahan layanan.

Menara Merdeka 118, salah satu gedung tertinggi di dunia, resmi menyandang nama baru: Menara Merdeka Maybank. Perubahan ini terjadi setelah Maybank, bank terbesar di Malaysia berdasarkan aset, menempati gedung tersebut sebagai kantor pusat barunya.
Maybank mengumumkan bahwa alamat resmi kantor pusatnya kini berada di Level 70, Menara Merdeka Maybank, Presint Merdeka 118. Sebagai konsekuensi, gedung lama Maybank di Jalan Tun Perakโyang sebelumnya dikenal sebagai Menara Maybankโresmi berganti nama menjadi Menara Tun Perak.
Maybank memastikan bahwa pemindahan kantor pusat tidak akan mengganggu layanan perbankan. Cabang Utama Kuala Lumpur tetap beroperasi di Menara Tun Perak hingga pemberitahuan lebih lanjut, dan semua layanan berjalan seperti biasa. โTidak akan ada dampak bagi nasabah yang memiliki rekening di cabang tersebut, dan semua layanan perbankan akan berjalan seperti biasa,โ demikian pernyataan resmi Maybank.
Bagi Indonesia, langkah ini tidak berdampak langsung pada operasional Maybank di dalam negeri. Namun, penggunaan nama Maybank pada gedung ikonik dunia memperkuat citra merek perusahaan di kancah global. Menara Merdeka 118 sendiri merupakan destinasi wisata dan pusat bisnis yang menarik perhatian investor, sehingga kehadiran Maybank di sana dapat meningkatkan eksposur merek di kawasan Asia Tenggara.
Langkah Maybank menempati gedung tertinggi kedua di dunia merupakan strategi branding yang agresif. Dengan menempelkan nama pada landmark, Maybank memperkuat posisinya sebagai pemimpin pasar perbankan Malaysia. Namun, hak penamaan dan sewa gedung kelas atas tentu membutuhkan investasi besar. Menurut analis properti, langkah ini dapat meningkatkan nilai aset Maybank dalam jangka panjang, sekaligus memberikan sinyal kepercayaan diri di tengah persaingan industri keuangan regional.
Setelah peresmian nama baru ini, pertanyaan yang muncul adalah apakah perusahaan lain akan mengikuti jejak Maybank dalam memperebutkan hak penamaan gedung pencakar langit? Ke depannya, persaingan branding melalui properti ikonik diperkirakan akan semakin ketat di Asia Tenggara, seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan urbanisasi di kawasan ini.



