Kehilangan Lacroix ke Chelsea, Crystal Palace Siapkan Bek Muda Le Guen sebagai Pengganti
Baca dalam 60 detik
- Crystal Palace dikabarkan telah menyetujui persyaratan pribadi dengan bek Stade Brest, Raphael Le Guen, untuk menggantikan Maxence Lacroix yang akan hengkang ke Chelsea.
- Le Guen yang baru 19 tahun dan minim pengalaman di Ligue 1 dinilai belum siap menjadi starter reguler, sehingga Palace kemungkinan masih akan berburu bek senior lain.
- Kehilangan Lacroix yang telah menjadi pilar selama dua musim membuat lini belakang Palace harus dibangun ulang, dengan Chris Richards sebagai kandidat paling senior.

Crystal Palace bergerak cepat mengantisipasi kepergian bek andalannya, Maxence Lacroix, yang dikabarkan satu langkah lagi bergabung ke Chelsea. Klub asal London selatan itu dikabarkan telah menyetujui persyaratan pribadi dengan Raphael Le Guen, bek muda Stade Brest berusia 19 tahun, sebagai calon pengganti jangka panjang.
Menurut laporan L'Equipe yang dikutip Sport Witness, Palace memenangi persaingan dengan Fulham untuk mendapatkan tanda tangan Le Guen. Kesepakatan personal telah diraih dalam beberapa hari terakhir, dengan negosiasi antarklub dilaporkan terus berjalan. Namun, langkah ini memunculkan tanda tanya besar: apakah seorang pemain dengan hanya enam penampilan di Ligue 1 siap mengisi kekosongan yang ditinggalkan Lacroix?
Le Guen memang sempat mencuri perhatian pada akhir musim 2025-26, terutama saat melawan Paris Saint-Germain. Dalam laga yang berakhir 1-0 untuk PSG, ia memenangi tiga dari empat duel dan melakukan 16 sapuan. Mantan gelandang Angers, Olivier Auriac, memuji kecerdasan dan kekuatan fisik Le Guen, meski mencatat kelemahan pada variasi umpannya. “Dia cerdas di dalam dan luar lapangan, kuat dan bertenaga. Area perbaikannya ada pada teknik; dia perlu menambah variasi umpannya,” ujar Auriac.
Manajer anyar Palace, Pierre Sage, menghadapi teka-teki di lini belakang. Lacroix, yang direkrut dari Wolfsburg pada 2024, telah menjadi pemain kunci dan bahkan menembus timnas Prancis. Kehilangan pemain sekaliber itu tentu bukan perkara sepele. Le Guen, meski berbakat, baru merasakan sepak bola level atas selama beberapa pekan. “Dia bisa menjadi opsi cadangan,” tulis analis The Athletic, “namun Palace tetap membutuhkan satu bek senior lagi untuk bersaing di Premier League.”
Saat ini, Chris Richards yang telah mengantongi 40 caps bersama AS dan 92 penampilan Premier League menjadi bek paling senior di skuad Palace. Sementara itu, bek muda lain seperti Canvot (19 tahun) dan Riad juga belum membuktikan konsistensi. Sage kemungkinan akan membangun pertahanan di sekitar Richards, namun tetap memerlukan tambahan amunisi untuk menghadapi jadwal padat musim 2026-27.
Palace juga dilaporkan memantau Chrislain Matsima dari Augsburg sebagai alternatif. Namun, dengan tenggat waktu bursa transfer yang semakin dekat, tekanan untuk mendatangkan bek berkualitas semakin besar. Jika hanya mengandalkan Le Guen, Palace berisiko mengulangi kesalahan musim lalu saat kedalaman skuad menjadi masalah.
Pertanyaan besarnya: akankah Le Guen menjadi solusi jangka panjang yang tepat, ataukah Palace harus merogoh kocek lebih dalam untuk mendatangkan bek yang lebih siap tempur? Bursa transfer akan memberi jawabannya.



