Inter Milan Kian Dekat Rekrut Cristian Romero, Tottenham Sepakat £34 Juta
Baca dalam 60 detik
- Inter Milan dan Tottenham telah menyepakati nilai transfer £34 juta untuk bek Cristian Romero, menurut jurnalis Italia Gianluigi Longari.
- Negosiasi gaji masih berlangsung, sementara Barcelona menunggu penjualan pemain untuk bersaing mendapatkan Romero.
- Kepergian Romero akan menandai akhir era di Tottenham, namun kedatangan van Hecke dan Senesi meredam dampaknya.

Inter Milan memasuki babak baru dalam perburuan bek tengah Cristian Romero setelah mencapai kesepakatan dasar dengan Tottenham Hotspur senilai sekitar £34 juta (Rp 700 miliar). Kabar ini disampaikan jurnalis transfer Italia Gianluigi Longari, yang menyebutkan bahwa kedua klub telah menyetujui pokok-pokok transfer.
Negosiasi antara Inter dan Tottenham berlangsung selama beberapa pekan terakhir. Klub Serie A itu mengincar Romero sebagai penerus senior defender yang akan meninggalkan San Siro. Meski Tottenham tidak secara aktif mendorong kaptennya hengkang, langkah mereka merekrut Jan Paul van Hecke dan Marcos Senesi mengindikasikan persiapan untuk perpisahan.
Romero, 28 tahun, menjalani musim 2025/26 dengan performa naik-turun dan kerap dikritik karena kecerobohannya. Namun, penampilannya di Piala Dunia bersama Argentina membuktikan statusnya sebagai salah satu bek paling tepercaya. Gajinya yang mendekati £200 ribu per pekan menjadi kendala bagi klub Italia, tetapi Inter optimistis menemukan titik temu dalam negosiasi personal.
Barcelona juga disebut-sebut tertarik, tetapi Real Madrid dan Atlético Madrid kini tidak lagi menjadi pesaing serius. Syarat utama Barcelona adalah menyelesaikan penjualan pemain penting sebelum bisa masuk ke bursa. Kondisi ini membuat Inter kian percaya diri untuk menyelesaikan transfer sebelum jendela musim panas ditutup.
Bagi Tottenham, kehilangan Romero berarti kehilangan pemimpin lini belakang. Namun, kedatangan van Hecke dan Senesi memberi opsi bagi manajer Roberto De Zerbi. Di sisi lain, Inter mendapatkan bek dengan kombinasi langka: pengalaman Premier League, sukses di Serie A bersama Atalanta, serta jam terbang internasional bersama Argentina. Kehadirannya langsung bisa meningkatkan ekspektasi Inter untuk bersaing di Scudetto dan Liga Champions.
Di Indonesia, pergerakan transfer ini menjadi sorotan karena menunjukkan bagaimana klub-klau Eropa mengelola transisi skuad dengan perencanaan matang. Analis sepak bola lokal menilai gaya bertahan agresif Romero bisa menjadi contoh bagi pemain muda Tanah Air yang ingin merambah level tertinggi. Jika Inter berhasil menyelesaikan negosiasi gaji, saga panjang ini akan segera berakhir. Pertanyaan yang tersisa: mampukah Romero mengulang performa terbaiknya di bawah tekanan di San Siro?



