Debut Manis Mitchell: Hattrick Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
Baca dalam 60 detik
- Mitchell Lee Baker mencetak tiga gol pada laga perdananya bersama timnas Indonesia, mengantar kemenangan telak 5-1 atas Kamboja di Grup A.
- Keunggulan 3-0 di babak pertama dibangun lewat gol cepat Mitchell (6', 12') dan Sandy Walsh (23'), sebelum Kamboja sempat memperkecil kedudukan.
- Kemenangan ini menjadi modal berharga Garuda jelang laga kontra Timor Leste, sekaligus menegaskan ketajaman lini depan asuhan John Herdman.

Mitchell Lee Baker langsung mencuri perhatian di laga debutnya bersama skuad Garuda. Penyerang berpostur jangkung itu memborong tiga gol saat Indonesia membantai Kamboja dengan skor 5-1 dalam laga perdana Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin malam.
Sejak peluit dibunyikan, Indonesia tampil agresif. Baru enam menit berjalan, Mitchell sudah memecah kebuntuan lewat penyelesaian klinis. Enam menit berselang, ia kembali menjebol gawang lawan, membuat publik tuan rumah bergemuruh. Keunggulan 2-0 membuat Kamboja tertekan, dan pada menit ke-23, Sandy Walsh menambah penderitaan tim tamu lewat tembakan keras yang tak mampu dihalau kiper Kimhuy. Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan 3-0 untuk Indonesia.
Memasuki babak kedua, Kamboja memberikan kejutan. Sepak pojok yang disambut tembakan pertama Sokmeng pada menit ke-47 memperdaya Nadeo Arga Winata, memperkecil kedudukan menjadi 3-1. Namun, Indonesia tidak kehilangan kendali. Mitchell kembali menunjukkan ketajamannya pada menit ke-53 dengan menyundul umpan Thom Haye, menggenapi hattrick di laga perdananya. Pelatih John Herdman kemudian menarik Mitchell dan menggantinya dengan Jens Raven.
Pergantian itu terbukti manjur. Menjelang laga bubaran, Raven memanfaatkan kesalahan lini belakang Kamboja untuk mencetak gol perdananya bagi timnas senior pada menit ke-86. Skor 5-1 bertahan hingga akhir pertandingan. Kemenangan ini menegaskan dominasi Indonesia di grup sekaligus menjadi sinyal positif bagi skuad Garuda yang tengah membangun kekuatan di bawah asuhan John Herdman.
Penguasaan bola dan intensitas permainan yang tinggi menjadi kunci keberhasilan Indonesia. Meskipun sempat kecolongan di awal babak kedua, skuad Garuda menunjukkan kedewasaan dengan tetap tenang dan kembali mengendalikan ritme. Lini pertahanan yang dikomandoi Rizky Ridho tampil solid, sementara lini tengah yang diisi Ivar Jenner dan Marc Klok mampu memutus serangan balik lawan.
Hasil ini menjadi modal berharga bagi Indonesia yang selanjutnya akan bertolak ke Thailand untuk menghadapi Timor Leste di Chonburi Municipality Stadium pada Jumat (31/7). Jika mampu mempertahankan performa seperti ini, Garuda berpeluang besar lolos ke babak selanjutnya. Pertanyaannya, mampukah Mitchell kembali menjadi momok bagi pertahanan lawan?



