Gears of War: E-Day Hadirkan Mode Horde Siege, Kolaborasi 12 Pemain dalam Satu Medan Tempur
Baca dalam 60 detik
- Microsoft merilis video 13 menit yang memperlihatkan mode multiplayer Horde Siege untuk Gears of War: E-Day, dengan skala pertempuran lebih besar.
- Mode ini menghadirkan kerja sama tiga regu berisi total 12 pemain yang harus mempertahankan kota Kalona dari serangan Locust secara simultan.
- Horde Siege dirancang dengan sistem progresi, tantangan musiman, dan hadiah yang bisa dibuka, menjanjikan replayability tinggi bagi penggemar.

Microsoft akhirnya membuka tabir mode multiplayer Gears of War: E-Day melalui video berdurasi 13 menit yang diunggah di kanal YouTube Xbox. Mode bernama Horde Siege itu bukan sekadar tambahan biasa, melainkan reimajinasi total dari mode survival PvE klasik yang selama ini menjadi ciri khas waralaba Gears of War.
Dalam Horde Siege, hingga 12 pemain dibagi ke dalam tiga regu yang masing-masing bertugas mempertahankan sektor berbeda di kota Kalona. Mereka harus bekerja sama menghadapi gelombang Locust yang terus datang silih berganti. Setiap pemain bisa memilih dari empat kelas yang saling melengkapi, masing-masing dengan kemampuan dan tujuan unik yang berevolusi seiring berjalannya pertandingan. Ini berbeda dari mode Horde tradisional yang biasanya hanya melibatkan satu kelompok pemain di satu lokasi.
Yang membuat mode ini menarik adalah skala pertempuran yang jauh lebih besar. Peta yang lebih luas, kejutan tak terduga, dan variasi musuh yang lebih beragam membuat setiap gelombang terasa segar. Kualitas sinematografi dan intensitas pertempuran disebut-sebut sangat mengesankan, memberikan sensasi ikut serta dalam pertempuran skala besar yang sesungguhnya. Selain itu, mode kompetitif 4v4 juga akan kembali hadir untuk memenuhi selera pemain yang mencari tantangan antar pemain.
Horde Siege dirancang untuk dimainkan berulang kali. Sistem progresi, tantangan musiman, dan hadiah yang bisa dibuka menjadi daya tarik utama. Bagi penggemar setia Gears of War, mode ini bisa menjadi alasan kuat untuk kembali bergabung ke medan perang. The Coalition, pengembang di balik game ini, tampaknya ingin memberikan napas baru pada formula yang sudah dicintai banyak orang.
Bagi gamer Indonesia, kabar ini tentu menggembirakan. Meskipun Gears of War bukan waralaba yang sepopuler di pasar Asia, komunitas penggemar di Tanah Air cukup solid. Dengan hadirnya mode multiplayer yang lebih kolaboratif dan kompetitif, peluang untuk turnamen lokal atau sekadar kumpul-kumpul bermain bersama semakin terbuka. Belum lagi, Xbox Game Pass yang sudah tersedia di Indonesia memudahkan akses ke game ini tanpa harus membeli secara terpisah.
Pertanyaan besarnya sekarang: apakah Horde Siege cukup kuat untuk membawa Gears of War: E-Day bersaing di genre third-person shooter yang kian padat? Dengan rilis yang dijadwalkan tahun ini, para penggemar tak sabar menanti kesempatan untuk mencoba sendiri mode yang menjanjikan pertempuran epik ini.



