Beto Terancam Tergusur: Everton Siapkan Rp840 Miliar untuk Liam Delap
Baca dalam 60 detik
- Everton berencana mendatangkan Liam Delap dari Chelsea dengan banderol £40 juta untuk mengatasi krisis lini depan.
- Beto, striker utama Everton, hanya mencetak 20 gol dalam 97 penampilan dan statistiknya masuk 15% terburuk di Premier League.
- Potensi kepergian Beto ke Nottingham Forest bisa membuka jalan bagi Delap yang dinilai lebih unggul dalam penguasaan bola dan dribel.

David Moyes, manajer Everton, tengah berburu striker baru setelah lini depannya hanya mampu mengemas 47 gol di Premier League musim lalu—catatan terendah kelima di liga. Target utama klub asal Merseyside itu adalah Liam Delap, penyerang Chelsea berusia 23 tahun yang dibanderol £40 juta atau sekitar Rp840 miliar.
Beto, yang menjadi topskorer Everton musim lalu dengan sembilan gol, justru dinilai sebagai titik lemah. Penyerang asal Guinea-Bissau itu baru mencetak 20 gol dalam 97 penampilan sejak didatangkan dari Udinese seharga £25 juta pada 2023. Statistiknya musim lalu memperkuat keraguan: rata-rata hanya tujuh operan per 90 menit dengan akurasi 62%, serta kehilangan bola 1,6 kali per 90 menit—semua angka itu menempatkannya di 15% terbawah penyerang Premier League.
Menurut laporan TEAMtalk, Everton sudah menjalin kontak dengan perwakilan Delap. Namun, mereka harus bersaing dengan Leeds United dan Newcastle United yang juga memantau situasi sang pemain. Meski Delap hanya mencetak satu gol Premier League musim lalu, performanya bersama Ipswich Town pada 2024/25—12 gol dalam 37 laga—menunjukkan kapasitasnya sebagai predator di kotak penalti.
Perbandingan statistik musim lalu menunjukkan Delap unggul dalam beberapa aspek kunci. Tingkat penyelesaian operannya lebih tinggi, ia menciptakan lebih banyak peluang per 90 menit, dan berhasil menyelesaikan 77% dribel—dua kali lipat lebih baik dari Beto. Kemampuan Delap dalam meregangkan pertahanan lawan melalui lari di belakang garis belakang juga menjadi nilai tambah yang langka dimiliki Beto.
Bagi Everton, merekrut Delap bukan tanpa risiko. Hanya satu gol Premier League musim lalu membuatnya diragukan, tetapi potensi kepergian Beto ke Nottingham Forest bisa menyediakan dana segar. Moyes, yang mengandalkan formasi 4-2-3-1, membutuhkan target man yang bisa menjadi poros serangan—peran yang gagal diisi Beto secara konsisten.
Jika transfer ini terealisasi, Delap akan menjadi ujian besar bagi kebijakan rekrutmen Everton. Bisakah ia mengulangi performa gemilangnya di Ipswich, atau justru menjadi pembelian mahal lainnya yang gagal bersinar? Keputusan di bursa transfer musim panas ini akan menentukan arah serangan The Toffees untuk musim 2026/27.



