Norris Akhiri Paceklik Kemenangan McLaren di GP Hungaria
Baca dalam 60 detik
- Lando Norris mempersembahkan kemenangan perdana McLaren musim ini setelah naik podium tertinggi di Hungaroring.
- Oscar Piastri harus rela kehilangan potensi ganda McLaren akibat mobilnya mengalami kegagalan mekanik.
- Kimi Antonelli kian kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan 50 poin atas Lewis Hamilton.

Lando Norris akhirnya memecah kebuntuan McLaren di musim ini dengan merebut Grand Prix Hungaria, Minggu (26/7). Pebalap Inggris yang sudah menyandang status juara dunia itu menunjukkan dominasi penuh sepanjang 70 putaran di Sirkuit Hungaroring, sekaligus mempertegas ambisinya mempertahankan gelar.
Kemenangan ini menjadi yang ke-12 bagi Norris dan kedua kalinya secara beruntun di Hungaria. Namun, keberhasilannya tak lepas dari kemalangan yang menimpa rekan setimnya, Oscar Piastri. Pebalap Australia itu sempat memimpin sejak tikungan pertama, namun mundur 14 lap sebelum finis akibat masalah mekanis. Padahal, McLaren sempat berpeluang merebut posisi satu-dua untuk pertama kalinya musim ini.
Max Verstappen dari Red Bull finis di posisi kedua setelah melewati pertarungan sengit dengan Lewis Hamilton. Pebalap Belanda itu mengaku tak menduga bisa naik podium. "Kami bekerja keras untuk ini. Saya melihat celah dan langsung mengambilnya," ujarnya, merujuk pada manuver berani yang dilakukannya terhadap Hamilton setelah pit stop pertama.
Sementara itu, Kimi Antonelli tampil sebagai pebalap yang paling diuntungkan di akhir pekan ini. Start dari posisi ketujuh setelah penalti grid, pebalap Mercedes berusia 19 tahun itu finis ketiga dan memperlebar jarak di klasemen menjadi 50 poin dari Hamilton yang turun ke posisi kelima setelah terkena penalti lima detik akibat melaju terlalu kencang di pit lane. "Strategi menjadi kunci karena overtaking sangat sulit," jelas Antonelli, yang memilih taktik berani dengan satu kali pit stop.
Bagi penggemar Formula 1 di Indonesia, persaingan musim ini semakin menarik dengan dominasi Mercedes yang tak tergoyahkan. Antonelli, yang baru setahun membalap di F1, menunjukkan konsistensi luar biasa. Sementara McLaren mulai menemukan kembali performa setelah sempat terpuruk di awal musim. Pertanyaan besarnya, akankah Norris mampu mengejar ketertinggalannya di sisa musim? Atau Antonelli akan terus melaju tak terbendung menuju gelar juara dunia pertamanya?



