Lando Norris Akhirnya Menang, Verstappen Podium Kedua dengan Strategi Cerdik
Baca dalam 60 detik
- Norris meraih kemenangan perdananya musim ini di Hungaria setelah rekan setimnya Piastri mundur akibat masalah girboks.
- Verstappen finis kedua berkat strategi ban lunak Red Bull yang tepat, memperlebar keunggulan klasemen menjadi 50 poin dari Hamilton.
- Antonelli mencetak podium perdananya bersama Mercedes, sementara Ferrari kembali dirugikan penalti di pit lane.

Lando Norris akhirnya memecah kebuntuan kemenangan setelah sembilan bulan puas, mengantar McLaren meraih kemenangan perdana musim ini di Hungaria.
Pembalap Inggris itu sukses memanfaatkan keluarganya rekan setim Oscar Piastri yang mundur pada lap ke-56 akibat kegagalan girboks. Padahal, Piastri sempat memimpin lomba sejak start dan tampil dominan selama lebih dari separuh balapan. Insiden tersebut memicu virtual safety car (VSC) yang justru membuat Norris semakin tak terkejar. Kemenangan ini juga menjadi pembuktian bagi McLaren setelah mereka membawa mobil upgrade ke Hungaria—langkah yang mengingatkan pada kejayaan mereka musim lalu.
Namun, kemenangan Norris tidak lepas dari kontroversi internal tim. Piastri jelas kecewa ketika ia dipanggil masuk pit lebih awal untuk pit stop kedua, sementara Norris dibiarkan berlari enam lap lebih lama dengan ban yang lebih segar. Strategi itu membuat Norris keluar dari pit tepat di depan Piastri, dan sang junior langsung menunjukkan kekesalannya kepada insinyur balap. Meski demikian, kecepatan Norris setelahnya membuktikan keputusan itu tepat—ia langsung menjauh dan menciptakan jeda aman.
Pertarungan sengit justru terjadi di belakang McLaren. Max Verstappen yang mengeluhkan mobilnya nyaris kehilangan podium, namun keberuntungan berpihak setelah Red Bull memanggilnya masuk pit untuk ban lunak di pit stop kedua. Strategi itu membayar lunas ketika Ferrari dan Mercedes saling sikut di lap-lap akhir. Kimi Antonelli, pembalap Mercedes yang masih hijau, nyaris merebut posisi kedua setelah Piastri pensiun, tetapi Verstappen berhasil mempertahankannya dengan pengalaman. Lewis Hamilton finis keempat di lintasan, namun penalti lima detik karena ngebut di pit lane menjatuhkannya ke posisi kelima di belakang rekan setimnya Charles Leclerc.
Hamilton kembali dirundung penalti—sudah yang ketiga kalinya dalam tiga balapan beruntun. Sebelumnya ia dihukum di Belgia dan Inggris, serta diblokir saat kualifikasi di Hungaria. Performa Ferrari sebenarnya cukup kuat, tapi kesalahan strategi dan penalti membuat mereka gagal memaksimalkan potensi. Sementara itu, George Russell merosot ke posisi ke-21 setelah start buruk akibat anti-stall, namun bangkit hingga finis kedelapan.
Di kubu Aston Martin, Fernando Alonso menunjukkan performa menjanjikan dengan mobil upgrade yang baru. Meski hanya finis di posisi ke-14, Alonso mampu bertarung dengan mobil lain untuk pertama kalinya musim ini. Upgrade sasis non-suspensi depan dan girboks mengurangi waktu putaran hingga dua detik. Tim berharap upgrade mesin Honda pada GP Belanda akan membawa mereka ke zona poin secara reguler. Namun, untuk saat ini, Aston Martin masih harus bersabar.
Formula 1 kini memasuki libur musim panas selama empat pekan sebelum kembali beraksi di Zandvoort pada 21-23 Agustus. Balapan itu akan menjadi edisi terakhir GP Belanda di sirkuit tersebut karena kontraknya berakhir tahun ini. Pertanyaan besar yang mengemuka: mampukah McLaren mempertahankan momentum atau Red Bull akan bangkit kembali setelah jeda?



