Everton Siapkan Tawaran untuk Vlahovic: Langkah Berani Moyes Gantikan Beto
Baca dalam 60 detik
- Everton dikabarkan akan mengajukan tawaran resmi untuk Dusan Vlahovic yang kontraknya dengan Juventus telah habis, sebagai bagian dari rencana perombakan lini depan.
- Kedatangan Vlahovic, yang pernah disebut sebagai salah satu striker terbaik dunia, berpotensi menggusur Beto yang performanya dinilai kurang konsisten untuk membawa Everton ke level Eropa.
- Jika terealisasi, transfer ini bisa menjadi sinyal ambisi Everton di bawah asuhan David Moyes, meski ada kekhawatiran soal riwayat cedera sang pemain.

David Moyes dikabarkan tengah menyiapkan langkah besar di bursa transfer musim panas ini dengan mengincar Dusan Vlahovic, striker internasional Serbia yang kontraknya bersama Juventus telah berakhir. Langkah ini menjadi sinyal ambisi Everton untuk tidak sekadar bertahan di Premier League, melainkan bersaing menembus zona Eropa.
Menurut laporan Tutto Juve di Italia, Everton serius mempertimbangkan tawaran resmi untuk Vlahovic. Pemain berusia 26 tahun itu juga disebut masih membuka peluang kembali ke Juventus, namun perbedaan signifikan dalam ekspektasi gaji membuat negosiasi dengan klub Italia tersebut mandek. Situasi ini membuka celah bagi Everton untuk memboyongnya ke Goodison Park.
Vlahovic bukanlah nama sembarangan. Mantan striker tim nasional Italia, Luca Toni, pernah menyebutnya sebagai "salah satu striker terbaik di dunia". Meski kariernya di Juventus sempat terhambat cedera dan masalah internal klub, catatan golnya tetap impresif: tujuh gol di Serie A musim lalu dari hanya 11 kali menjadi starter. Total, ia mengoleksi 140 gol dan 26 assist dalam 325 penampilan senior klub.
Kedatangan Vlahovic akan menjadi peningkatan signifikan dibandingkan Beto, striker asal Guinea-Bissau yang musim lalu mencetak sembilan gol dari 37 penampilan (17 starter). Beto memang kuat secara fisik, namun sering dianggap boros peluang dan kurang konsisten. Dengan Thierno Barry yang juga belum stabil di lini depan, Moyes perlu memutuskan apakah Beto layak dipertahankan sebagai ujung tombak utama.
Jika Everton berhasil mempertahankan Barry—yang diminati RB Leipzig—kombinasi Vlahovic dan Barry bisa menjadi duet mematikan. Vlahovic hadir sebagai profil kontras: fisik kokoh, klinis di depan gawang, dan pengalaman bermain di level tertinggi. Sementara itu, Beto kemungkinan besar akan dilepas, mengingat ia sudah dikaitkan dengan pintu keluar sejak Januari lalu.
Namun, ada risiko yang perlu dipertimbangkan. Riwayat cedera Vlahovic dalam beberapa tahun terakhir bisa membuat manajemen Everton berpikir dua kali. Meski begitu, potensi keuntungan jangka panjang dari pemain sekaliber Vlahovic sulit diabaikan, terutama jika Moyes mampu mengelola kebugarannya dengan baik.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pergerakan Everton ini menarik untuk diikuti. Klub-klub Premier League semakin agresif di bursa transfer, dan keberhasilan mendatangkan pemain sekaliber Vlahovic bisa menjadi tolok ukur ambisi klub kelas menengah untuk menembus papan atas. Pertanyaannya, akankah Moyes berani mengambil risiko demi membawa Everton kembali ke pentas Eropa?



