Aston Villa Siapkan Paket Ganda: Garnacho dan Jackson Jadi Target Utama
Baca dalam 60 detik
- Aston Villa dikabarkan telah mencapai kesepakatan pinjaman dengan kewajiban pembelian untuk Alejandro Garnacho dari Chelsea.
- Unai Emery juga mengincar Nicolas Jackson, mantan anak asuhnya di Villarreal, untuk memperkuat lini depan Villa.
- Jika kedua pemain bergabung, Villa berpotensi memiliki opsi serangan yang lebih dalam dan variatif musim depan.

Aston Villa bergerak cepat di bursa transfer musim panas ini. Setelah kehilangan Morgan Rogers, klub asal Birmingham itu dikabarkan hampir menyelesaikan kesepakatan pinjaman dengan kewajiban pembelian untuk Alejandro Garnacho dari Chelsea. Langkah ini menjadi sinyal ambisi Unai Emery untuk membangun kembali daya gedor timnya.
Menurut laporan jurnalis Sam Tabuteau dari Standard Sport, Villa tidak hanya berhenti pada Garnacho. Mereka juga menjajaki kemungkinan mendatangkan Nicolas Jackson, striker asal Senegal yang pernah bekerja sama dengan Emery di Villarreal. Rencana 'paket ganda' ini menunjukkan bahwa Emery tidak ingin sekadar mengganti satu pemain, melainkan menambah kedalaman skuad secara signifikan.
Garnacho, yang masih berusia 22 tahun, memiliki pengalaman Premier League yang cukup meski performanya di Chelsea naik turun. Kecepatan dan kemampuannya dalam duel satu lawan satu dianggap sebagai aset yang bisa diasah Emery. Sementara itu, Jackson mencatatkan 30 gol dalam 81 penampilan bersama Chelsea, dengan musim terbaiknya pada 2023/2024 saat ia mencetak 17 gol di semua kompetisi. Musim lalu ia dipinjamkan ke Bayern Munich dan menjadi pelapis Harry Kane.
Keputusan Villa untuk merekrut Garnacho dengan skema pinjaman terlebih dahulu dinilai cerdas. Pemain asal Argentina itu mengalami penurunan kepercayaan diri di Stamford Bridge, dan opsi pinjaman memberi ruang bagi Emery untuk memulihkan performanya tanpa risiko finansial besar. Fabrizio Romano bahkan telah memberikan kode 'here we go' untuk transfer ini pada Rabu sore.
Di sisi lain, Jackson dikabarkan terbuka untuk meninggalkan Chelsea. Hubungan lamanya dengan Emery di Villarreal bisa menjadi faktor pelancar negosiasi. Emery dikenal sebagai pelatih yang mampu mengembangkan pemain muda yang kariernya mandek, seperti yang ia lakukan terhadap beberapa pemain di Sevilla dan Villarreal sebelumnya.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, langkah Villa ini menarik untuk diikuti. Premier League selalu menjadi liga dengan penggemar terbanyak di Tanah Air, dan keputusan klub seperti Villa dalam membangun skuad bisa menjadi cerminan strategi jangka panjang yang patut dicermati. Jika kedua pemain ini berhasil direkrut, Villa tidak hanya akan memiliki opsi serangan yang lebih variatif, tetapi juga potensi peningkatan nilai jual pemain di masa depan.
Namun, Chelsea masih memegang kendali dalam negosiasi, terutama terkait Jackson. Meski demikian, strategi Villa untuk tidak bergantung pada satu pemain bintang patut diacungi jempol. Pertanyaan besarnya: mampukah Emery mengembalikan performa terbaik Garnacho dan Jackson, atau justru sebaliknya?



