Perburuan Manu Kone Memanas: Al-Hilal Ikut Berebut, Manchester United Terancam Kalah
Baca dalam 60 detik
- Klub Saudi Al-Hilal dikabarkan telah melakukan kontak langsung dengan AS Roma untuk merekrut gelandang Prancis Manu Kone.
- Manchester United, Arsenal, dan Atletico Madrid juga memburu pemain yang dibanderol sekitar โฌ60 juta tersebut.
- Kone lebih memilih pindah ke Premier League, namun tidak menutup kemungkinan merumput di LaLiga atau Saudi Pro League.

Persaingan mendapatkan tanda tangan gelandang Timnas Prancis, Manu Kone, semakin memanas setelah klub raksasa Saudi, Al-Hilal, dikabarkan secara langsung menghubungi AS Roma. Langkah ini menambah daftar panjang peminat sang pemain yang juga diincar oleh sejumlah klub elite Eropa, termasuk Manchester United.
Kone, yang tampil gemilang bersama Prancis pada Piala Dunia 2026 di Amerika Utara, menjadi salah satu komoditas paling menarik di bursa transfer musim panas ini. Performa solidnya sepanjang musim 2025-26 bersama Roma, yang berhasil membawa Giallorossi lolos ke Liga Champions, membuat nilai pasarnya meroket. Klub ibu kota Italia itu dikabarkan mematok harga sekitar โฌ60 juta atau setara lebih dari Rp1 triliun untuk melepas pemain berusia 24 tahun tersebut.
Menurut laporan terbaru dari Sky Sport Swiss, Al-Hilal yang kini ditangani pelatih asal Italia, Simone Inzaghi, telah mengambil langkah konkret dengan melakukan kontak langsung dengan manajemen Roma. Langkah ini menunjukkan keseriusan klub Saudi tersebut untuk memboyong Kone ke Liga Pro Saudi, di tengah gempuran minat dari klub-klub papan atas Eropa. Sebelumnya, Manchester United dikabarkan telah mengadakan pembicaraan formal dengan Roma, sementara Arsenal dan Atletico Madrid juga dikaitkan dengan pemain kelahiran Prancis tersebut.
Meski Al-Hilal menunjukkan ambisi besar, sumber Sky Sport menyebutkan bahwa prioritas utama Kone adalah pindah ke Premier League. Namun, pemain yang dikenal dengan kemampuan fisik dan visi bermainnya itu dikabarkan tidak menutup pintu untuk berkarier di LaLiga atau bahkan Saudi Pro League. Sikap ini memberikan keleluasaan bagi klub-klub peminat untuk terus bernegosiasi, baik dengan Roma maupun dengan sang pemain.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, persaingan merebut Kone menjadi menarik karena menunjukkan pergeseran kekuatan di bursa transfer global. Kehadiran Al-Hilal sebagai pesaing serius klub-klub Eropa menandakan bahwa Liga Pro Saudi kini mampu bersaing secara finansial dan prestise. Jika Kone akhirnya memilih Arab Saudi, hal itu bisa menjadi preseden bagi pemain bintang lainnya untuk mempertimbangkan opsi di luar Eropa. Di sisi lain, jika ia memilih Premier League, persaingan di liga teratas Inggris akan semakin ketat dengan hadirnya gelandang bertalenta tinggi.
Keputusan akhir Manu Kone akan menjadi salah satu cerita paling menarik di bursa transfer musim panas ini. Akankah ia memilih tantangan baru di Arab Saudi, bergabung dengan proyek ambisius Al-Hilal? Ataukah ia akan mewujudkan mimpinya bermain di Premier League bersama Manchester United atau Arsenal? Yang jelas, Roma tengah duduk di kursi pengemudi, siap menuai keuntungan dari perang penawaran yang diprediksi akan semakin sengit dalam beberapa pekan mendatang.



