Meta Gandeng Xbox, Game Pass Kini Hadir di Horizon+ untuk Pengguna Quest
Baca dalam 60 detik
- Meta menambahkan Xbox Game Pass starter ke layanan berlangganan Horizon+, memperkuat ekosistem game VR Quest.
- Pelanggan Horizon+ bisa mengakses lebih dari 50 judul Game Pass, termasuk Fallout dan Overcooked 2, plus 10 jam cloud gaming per bulan.
- Langkah ini menjadi sinyal persaingan layanan langganan game kian ketat, berpotensi mempengaruhi strategi pemain lokal di Indonesia.

Meta Platforms resmi mengintegrasikan Xbox Game Pass edisi starter ke dalam layanan berlangganan Horizon+ miliknya, sebuah langkah yang memperdalam kerja sama dengan Microsoft sekaligus memperkaya konten gim realitas virtual (VR) di perangkat Quest. Pengumuman yang dirilis Selasa (21/7) ini menandai babak baru dalam strategi Meta untuk menjadikan headset VR-nya sebagai pusat hiburan digital yang lebih dari sekadar gim VR.
Dengan penambahan ini, pelanggan Horizon+ tidak lagi hanya menikmati lebih dari 100 gim VR yang sudah tersedia, tetapi juga mendapatkan akses ke lebih dari 50 judul dari perpustakaan Game Pass. Beberapa judul unggulan yang disebutkan antara lain Fallout 4, Fallout 76, Grounded, DayZ, dan Overcooked 2. Selain itu, setiap pelanggan juga mendapat jatah 10 jam cloud gaming setiap bulan, memungkinkan mereka memainkan gim Xbox tanpa perlu konsol fisik.
Langkah ini tidak berdiri sendiri. Meta sebelumnya telah menaikkan harga headset Quest di AS pada April lalu karena kenaikan biaya komponen memori dan chip. Sementara itu, Microsoft baru saja memangkas sekitar 3.200 pekerja di divisi gimnya sebagai bagian dari restrukturisasi besar-besaran pasca akuisisi Activision Blizzard. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa kedua raksasa teknologi saling membutuhkan: Meta ingin memperluas daya tarik Quest di luar gim VR murni, sementara Microsoft mencari saluran distribusi baru untuk Game Pass di tengah tekanan efisiensi.
Bagi pengguna di Indonesia, kabar ini membawa angin segar sekaligus pertanyaan. Meskipun headset Quest belum resmi dipasarkan secara luas di Tanah Air, komunitas gim VR di Indonesia terus tumbuh, terutama di kota-kota besar. Kehadiran Game Pass di Horizon+ bisa menjadi daya tarik bagi pengguna yang sudah memiliki perangkat Quest, namun ketersediaan layanan cloud gaming dan harga langganan masih menjadi kendala. Belum ada informasi resmi mengenai harga Horizon+ di Indonesia, namun jika mengacu pada pasar global, layanan ini dibanderol sekitar US$7,99 per bulan.
Menurut analis industri gim, kolaborasi ini juga mencerminkan pergeseran model bisnis dari penjualan perangkat keras ke langganan konten. โMeta tidak hanya menjual headset, tetapi juga ekosistem berlangganan yang terus diperkaya. Ini strategi jangka panjang untuk mengunci pengguna,โ ujar seorang pengamat teknologi yang enggan disebut namanya. Sementara itu, Microsoft dengan Game Pass-nya terus mencari cara untuk menjangkau pemain di luar konsol dan PC, termasuk melalui perangkat VR.
Ke depan, pertanyaan besarnya adalah seberapa cepat Meta dan Microsoft dapat memperluas kerja sama ini ke lebih banyak wilayah, termasuk Asia Tenggara. Apakah langganan Horizon+ akan menjadi paket wajib bagi pemilik Quest, atau justru memicu persaingan harga dengan layanan sejenis? Yang jelas, pengguna gim di Indonesia patut mencermati perkembangan ini, karena bisa jadi dalam waktu dekat, cara kita bermain gim akan kembali berubah.



