Emi Martinez Buka Peluang Pensiun dari Timnas Argentina Usai Kalah di Final Piala Dunia
Baca dalam 60 detik
- Kiper Argentina Emiliano Martinez mengisyaratkan mundur dari timnas setelah kekalahan 1-0 dari Spanyol di final Piala Dunia.
- Martinez, yang telah mengoleksi 67 caps dan menjadi pahlawan di Piala Dunia 2022, mengaku merasakan sakit yang mendalam dan perlu waktu untuk refleksi.
- Keputusan Martinez bisa berdampak pada persaingan kiper Argentina dan membuka peluang bagi kiper lain seperti Gerónimo Rulli atau Franco Armani.

Emiliano Martinez, kiper utama timnas Argentina, mengisyaratkan kemungkinan pensiun dari sepak bola internasional setelah kekalahan 1-0 dari Spanyol di final Piala Dunia. Unggahan emosional di Instagram menjadi sinyal bahwa kiper Aston Villa itu tengah mempertimbangkan langkah besar dalam kariernya.
Martinez, yang genap berusia 33 tahun, telah menjadi pilar Argentina sejak debutnya pada 2021. Ia bermain penuh dalam delapan pertandingan Piala Dunia edisi kali ini, mencatatkan dua clean sheet dan kebobolan delapan gol. Namun, kekalahan di partai puncak dari Spanyol membuatnya harus merenungkan masa depan bersama La Albiceleste.
“Saya bermimpi kami menang lagi, saya bermimpi membawanya kembali ke Argentina dan membuat sejarah sekali lagi,” tulis Martinez di Instagram. “Kenyataannya, rasa sakit ini sulit dijelaskan. Ada banyak hal yang perlu direnungkan dan bagaimana melangkah ke depan, dan apakah sudah waktunya untuk mundur.”
Kiper yang dijuluki “Dibu” ini merupakan pahlawan Argentina di Piala Dunia 2022, terutama melalui adu penalti melawan Belanda dan Prancis. Namun, kegagalan mempertahankan gelar membuatnya mempertanyakan perannya. “Saya minta maaf, saya benar-benar berusaha sebaik mungkin untuk membantu negara dan rekan setim saya,” tambahnya.
Bagi Indonesia, perkembangan ini menarik karena Martinez adalah salah satu kiper paling karismatik di dunia. Jika ia benar-benar mundur, Argentina akan kehilangan sosok penting di bawah mistar. Hal ini bisa memengaruhi persaingan di level internasional, termasuk dalam laga-laga persahabatan atau kualifikasi yang mungkin melibatkan tim-tim Asia. Kiper seperti Gerónimo Rulli (Ajax) atau Franco Armani (River Plate) bisa menjadi kandidat pengganti.
Martinez juga tengah menjadi sorotan terkait masa depan klubnya. Kontraknya di Aston Villa masih panjang, namun rumor kepindahan ke Juventus terus bergulir. Keputusan pensiun dari timnas bisa memengaruhi nilai transfer atau fokusnya di level klub.
Pertanyaan besarnya: akankah Martinez benar-benar menutup babak internasionalnya, atau justru kembali bangkit seperti setelah kegagalan di Copa America 2019? Waktu dan refleksi pribadi akan menjawabnya.



