Produser Spider-Man: Brand New Day Ingin Destin Daniel Cretton Lanjutkan Garap Sekuel
Baca dalam 60 detik
- Amy Pascal, produser Spider-Man: Brand New Day, menyatakan harapannya agar Destin Daniel Cretton kembali menyutradarai film Spider-Man mendatang.
- Cretton, yang dikenal lewat Shang-Chi, dinilai mampu menghadirkan keseimbangan antara aksi dan emosi, berbeda dengan pendekatan Jon Watts.
- Film keempat Tom Holland ini akan mengeksplorasi konflik Peter Parker yang lebih memilih menjadi Spider-Man ketimbang manusia biasa.

Produser Amy Pascal secara terbuka menyatakan keinginannya agar Destin Daniel Cretton kembali duduk di kursi sutradara untuk film-film Spider-Man selanjutnya. Pascal, yang telah lama berkecimpung dalam waralaba ini, menilai Cretton berhasil memberikan sentuhan segar pada Spider-Man: Brand New Day—film keempat yang dibintangi Tom Holland sebagai Peter Parker.
Dalam wawancara dengan SFX Magazine, Pascal mengungkapkan kekagumannya terhadap sang sutradara. "Destin benar-benar melampaui ekspektasi kami. Kami berharap dia akan terus membuat film Spider-Man bersama kami," ujarnya. Cretton, yang sebelumnya sukses dengan Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings, menggantikan Jon Watts—sutradara tiga film Spider-Man sebelumnya. Menurut Pascal, Cretton tidak hanya piawai merancang adegan aksi, tetapi juga mampu menempatkan emosi dan karakter sebagai fondasi cerita.
Pascal membandingkan pendekatan Cretton dengan Watts. "Kami sangat menikmati bekerja dengan Jon, dan dia menghasilkan film dengan gaya tertentu. Namun Destin menciptakan sesuatu yang benar-benar istimewa," tambahnya. Perbedaan ini menjadi kunci karena Brand New Day menghadirkan tantangan naratif yang unik: dunia telah melupakan keberadaan Peter Parker setelah peristiwa Spider-Man: No Way Home (2021).
Pascal menjelaskan bahwa tim produksi sengaja mengambil risiko dengan menjadikan Peter Parker lebih memilih identitas Spider-Man ketimbang kehidupan pribadinya. "Kami ingin melakukan kebalikan dari cerita-cerita sebelumnya. Memberi tantangan berat pada diri sendiri: Peter kehilangan kemanusiaannya dan hanya memilih menjadi Spider-Man—lalu menyadari itu tidak mungkin," paparnya. Langkah ini, menurut Pascal, merupakan upaya untuk mengembalikan esensi komik klasik di mana identitas rahasia Peter Parker menjadi konflik sentral.
Selain menyoroti sutradara, Pascal juga memuji peran aktif Tom Holland di balik layar. "Dia sangat cerdas. Setelah memerankan Spider-Man selama sepuluh tahun, tidak ada sumber yang lebih baik darinya untuk memahami siapa Peter Parker," ucap Pascal. Keterlibatan Holland dalam pengembangan cerita dinilai memperkuat kedalaman karakter.
Tidak ketinggalan, Pascal turut menanggapi spekulasi tentang peran Sadie Sink (Stranger Things) dalam film ini. Ia membandingkan antisipasi publik dengan kehadiran Tobey Maguire dan Andrew Garfield di No Way Home. "Orang-orang suka dikejutkan. Mereka tidak ingin tahu segalanya. Mereka menginginkan pengalaman sinematik yang penuh kejutan dan kekaguman," katanya. Pascal menegaskan bahwa tim produksi berkomitmen menjaga kerahasiaan demi memberikan pengalaman menonton yang maksimal.
Bagi penonton Indonesia, Spider-Man: Brand New Day menjadi salah satu rilisan superhero paling dinanti tahun ini. Kesuksesan film sebelumnya di pasar Tanah Air—yang meraup jutaan penonton—menunjukkan antusiasme tinggi terhadap petualangan Tom Holland. Dengan pendekatan baru yang lebih gelap dan emosional, film ini berpotensi menarik tidak hanya penggemar setia, tetapi juga penonton umum yang menyukai drama karakter. Pertanyaan besarnya: akankah Cretton berhasil mempertahankan keseimbangan antara aksi spektakuler dan cerita yang menyentuh hati? Jawabannya akan segera terungkap di bioskop.



