Sega Buka Gerai Resmi di Beijing, Seratusan Penggemar Antre di Tengah Ketegangan Diplomatik
Baca dalam 60 detik
- Sega meresmikan toko permanen kedua di China, berlokasi di Beijing, setelah sebelumnya membuka gerai di Shanghai.
- Fenomena 'emotional consumption' di China mendorong pasar merchandise karakter mencapai 200 miliar yuan pada 2025.
- Pembeli muda memisahkan urusan politik dan hobi, meski hubungan bilateral Jepang-China sedang memanas.

Lebih dari seratus penggemar antre sejak pagi saat Sega Corp., raksasa gim asal Jepang, meresmikan gerai permanen resmi pertamanya di Beijing pada Sabtu lalu. Toko ini menjadi yang kedua di China setelah Shanghai, menandai ekspansi agresif perusahaan di tengah ketegangan diplomatik antara Tokyo dan Beijing.
Para pembeli langsung memburu merchandise dari waralaba ikonik seperti Persona dan Sonic the Hedgehog. Seorang perempuan berusia 20-an yang membawa tas bergambar karakter dari seri Like a Dragon dan Yakuza mengaku tak peduli dengan perselisihan politik kedua negara. "Kita harus memisahkan politik dan hobi pribadi," ujarnya.
Wakil Presiden Eksekutif Sega, Justin Scarpone, menyatakan kegembiraannya melihat antusiasme konsumen yang mengantre sebelum toko dibuka. Ia menekankan bahwa Sega selalu mengembangkan produk dengan menghormati budaya dan masyarakat setempat. Langkah ini menunjukkan strategi Sega untuk memperkuat kehadiran di China, pasar ekonomi terbesar kedua dunia.
Fenomena emotional consumption menjadi pendorong utama. Konsumen China, terutama generasi muda, semakin sering membelanjakan uang untuk barang yang memberikan rasa nyaman atau kepuasan emosional, seperti merchandise karakter gim. Hal ini menciptakan peluang besar bagi perusahaan asing meskipun hubungan politik sedang tidak stabil.
Bagi Indonesia, ekspansi Sega dan Square Enix di China menjadi cermin potensi pasar serupa di dalam negeri. Dengan populasi muda yang besar dan penetrasi gim yang tinggi, Indonesia bisa menjadi target berikutnya bagi perusahaan gim Jepang. Namun, tantangan regulasi dan preferensi lokal perlu diantisipasi.
Ke depannya, apakah Sega akan melanjutkan ekspansi ke negara Asia Tenggara seperti Indonesia? Mengingat besarnya basis penggemar gim di Tanah Air, bukan tidak mungkin gerai resmi Sega akan hadir di Jakarta atau kota besar lainnya dalam waktu dekat.



