Leeds United Kebut Transfer Bek Baru: Omar Solet Jadi Target Setelah Rekrut Muharemovic
Baca dalam 60 detik
- Leeds United telah merampungkan transfer bek tengah Tarik Muharemovic dari Sassuolo senilai £34 juta, namun manajemen klub sudah bergerak cepat untuk mendatangkan Omar Solet dari Udinese sebagai tambahan amunisi lini belakang.
- Solet, yang dijuluki 'luar biasa' oleh mantan bintang Udinese, unggul dalam statistik dribel sukses, umpan kunci, dan recovery bola per 90 menit dibandingkan Muharemovic, menjadikannya kandidat ideal untuk sistem tiga bek Daniel Farke.
- Persaingan dengan Newcastle United untuk mendapatkan tanda tangan Solet masih terbuka, tetapi Leeds disebut lebih unggul dalam perburuan pemain Prancis berusia 26 tahun itu.

Leeds United tidak berniat berhenti membangun pertahanan kokoh meski baru saja mengumumkan pembelian Tarik Muharemovic senilai £34 juta dari Sassuolo. Klub asuhan Daniel Farke dikabarkan telah memulai negosiasi untuk mendatangkan Omar Solet, bek Udinese yang dinilai mampu menjadi peningkatan signifikan di lini belakang.
Keputusan Farke beralih ke formasi tiga bek musim depan membuat kebutuhan akan kedalaman dan kualitas di sektor pertahanan semakin mendesak. Setelah merekrut Muharemovic—bek kiri langka yang diplot sebagai pengganti Pascal Struijk—Leeds langsung mengalihkan fokus ke Solet, yang performanya di Serie A musim lalu dinilai lebih impresif dalam beberapa aspek kunci.
Menurut laporan Football Insider, Leeds sudah memulai langkah awal untuk mengamankan jasa pemain Prancis itu, meskipun Newcastle United juga memantau situasinya. Namun, The Whites disebut berada dalam posisi lebih unggul dalam perburuan ini, berkat hubungan baik dengan Udinese dan kesiapan finansial setelah penjualan beberapa pemain.
Solet, yang oleh mantan pemain Udinese Felipe Dal Bello disebut sebagai pemain "luar biasa", memiliki keunggulan signifikan dalam penguasaan bola. Statistik menunjukkan ia mencatatkan 1,3 dribel sukses per 90 menit—angka tertinggi di antara semua bek Serie A—serta unggul dalam umpan sukses dan peluang tercipta. Tanpa bola pun, ia lebih agresif dengan 5,2 recovery per 90, dua kali lipat dari Muharemovic, dan masuk dalam 5% bek terbaik di lima liga top Eropa.
Bagi Leeds, merekrut Solet bukan sekadar menambah stok pemain. Gaya bermainnya yang modern—mampu membangun serangan dari belakang sekaligus tangguh dalam duel—sangat cocok dengan sistem tiga bek yang diterapkan Farke. Jika transfer ini terwujud, Leeds akan memiliki dua bek tengah berkualitas tinggi yang saling melengkapi: Muharemovic sebagai bek bertipe fighter dan Solet sebagai ball-playing defender.
Meski belum ada angka pasti yang disebutkan untuk biaya transfer Solet, Leeds diperkirakan harus merogoh kocek tidak sedikit mengingat kontraknya di Udinese masih panjang. Namun, dengan ambisi menembus papan atas Premier League dan target finis di zona Eropa pada musim 2026/27, investasi ini dinilai sepadan.
Pertanyaan yang kini mengemuka: mampukah Leeds memenangkan persaingan dengan Newcastle dan menyelesaikan dua rekrutan bek mahal dalam satu jendela transfer? Ataukah Farke harus puas dengan satu tambahan saja?



