Karolina Muchova Jalani Operasi Kecil, Absen dari Kanada Terbuka
Baca dalam 60 detik
- Petenis peringkat enam dunia Karolina Muchova harus menjalani operasi kecil dan diperkirakan absen beberapa pekan.
- Muchova batal tampil di Kanada Terbuka yang dimulai 1 Agustus, namun masih berpeluang tampil di AS Terbuka akhir bulan yang sama.
- Cedera ini menambah daftar panjang masalah pergelangan tangan yang pernah dialami Muchova sepanjang kariernya.

Karolina Muchova, finalis Wimbledon 2024, harus menepi dari lapangan untuk sementara waktu setelah menjalani operasi kecil. Petenis asal Ceko berusia 29 tahun itu mengonfirmasi bahwa ia akan melewatkan turnamen Kanada Terbuka di Toronto yang dijadwalkan bergulir mulai 1 Agustus mendatang.
Dalam pernyataan resminya, Muchova tidak merinci jenis cedera yang mendorong tindakan medis tersebut, tetapi menegaskan bahwa proses operasi berjalan lancar. โSaya harus menjalani operasi kecil yang akan membuat saya absen beberapa pekan. Semuanya berjalan baik, dan saya sudah mulai menjalani pemulihan,โ ujarnya. Ia juga menyayangkan ketidakhadirannya di Toronto karena sangat antusias untuk menjalani debut di turnamen tersebut.
Kabar ini muncul tak lama setelah Muchova menelan kekalahan dramatis di final Wimbledon dari rekan senegaranya, Linda Noskova, dalam pertarungan tiga set yang menegangkan. Kekalahan itu menjadi kekalahan final Grand Slam kedua baginya, setelah sebelumnya takluk dari Iga Swiatek di final Prancis Terbuka 2023. Saat ini Muchova menempati peringkat keenam dunia.
Masalah pergelangan tangan sebenarnya bukan hal baru bagi Muchova. Sepanjang kariernya, ia beberapa kali mengalami cedera serupa yang mengganggu konsistensi penampilannya. Meski demikian, ia belum memberikan kepastian kapan tepatnya bisa kembali berkompetisi. Fokus utamanya saat ini adalah pemulihan, dengan target utama turnamen AS Terbuka yang akan dimulai pada 23 Agustus.
Bagi penggemar tenis di Indonesia, absennya Muchova tentu mengurangi daya tarik Kanada Terbuka. Namun, kabar ini juga mengingatkan pada pentingnya manajemen cedera bagi atlet elite. Dalam beberapa tahun terakhir, banyak petenis top yang harus melewatkan turnamen besar karena masalah fisik, seperti yang dialami Naomi Osaka dan Emma Raducanu. Hal ini menjadi pelajaran bagi pembinaan tenis di Tanah Air untuk lebih memperhatikan aspek kebugaran dan pencegahan cedera sejak dini.
Muchova sendiri dikenal sebagai petenis dengan gaya permainan variatif dan kemampuan voli yang baik. Absennya dalam beberapa pekan ke depan bisa memengaruhi peringkatnya, terutama jika ia melewatkan AS Terbuka. Namun, dengan rekam jejak pemulihan yang baik, banyak pihak optimistis ia bisa kembali ke performa terbaiknya. Pertanyaan besarnya kini: akankah Muchova mampu tampil di Flushing Meadows dan mengakhiri puasa gelar Grand Slam-nya?



