Sami Pajari Sapu Bersih Semua Etape di Hari Pertama Rally Estonia
Baca dalam 60 detik
- Pembalap Toyota asal Finlandia, Sami Pajari, memimpin Rally Estonia setelah memenangi ketujuh etape pada hari Jumat.
- Keunggulan 14,7 detik atas rekan setimnya Oliver Solberg menegaskan dominasi Pajari di atas permukaan gravel.
- Kemenangan ini memperkuat posisi Toyota di klasemen konstruktor, sementara juara dunia Sebastien Ogier kembali setelah absen sejak 2021.

Sami Pajari, pembalap Toyota asal Finlandia, tampil dominan pada hari pertama Rally Estonia, Jumat (17/7), dengan memenangi seluruh tujuh etape yang dilombakan. Keberhasilan ini langsung menempatkannya di puncak klasemen sementara dengan keunggulan waktu yang cukup nyaman.
Pajari unggul 14,7 detik dari rekan setimnya yang berasal dari Swedia, Oliver Solberg, yang berada di posisi kedua. Sementara itu, Adrien Fourmaux dari Hyundai yang berkebangsaan Prancis menempati posisi ketiga dengan selisih tipis. Seluruh etape pada hari pertama digelar di permukaan gravel yang menjadi ciri khas Rally Estonia.
โSaya tidak mengalami momen genting sama sekali, semuanya terasa terkendali. Saya hanya mencoba menikmati balapan. Aksi hari ini sungguh luar biasa,โ ujar Pajari usai etape terakhir. Pembalap berusia 23 tahun itu tampak percaya diri dengan performa mobil Toyota GR Yaris Rally1 yang dikendarainya.
Persaingan di posisi depan cukup ketat. Thierry Neuville dari Hyundai berada di urutan keempat, unggul tipis dari Sebastien Ogier, juara dunia sembilan kali yang kembali turun di Rally Estonia untuk pertama kalinya sejak 2021. Ogier, yang juga membela Toyota, tampak masih beradaptasi dengan karakter lintasan Estonia yang cepat dan berdebu.
Kabar kurang baik datang dari pembalap Jepang Takamoto Katsuta yang harus mundur sebelum etape terakhir akibat delaminasi ban depan kiri. Insiden ini membuatnya kehilangan kesempatan untuk bersaing di posisi depan. Sementara itu, pemimpin klasemen sementara Kejuaraan Dunia Reli (WRC), Elfyn Evans, justru mengalami hari yang berat. Pembalap Toyota tersebut harus membuka jalan di etape pertama, sebuah posisi yang sangat merugikan karena ia harus membersihkan gravel dari lintasan. Akibatnya, Evans tertinggal 49,8 detik dari Pajari dan terdampar di posisi kesembilan.
Dengan hasil ini, Pajari menunjukkan bahwa ia layak diperhitungkan sebagai kandidat kuat podium akhir pekan ini. Bagi Indonesia, prestasi Pajari bisa menjadi inspirasi bagi pembalap muda Tanah Air yang mulai merambah ajang reli internasional. Meski belum ada pembalap Indonesia yang berlaga di WRC, ajang seperti Rally Estonia kerap menjadi tolok ukur perkembangan olahraga otomotif di kawasan Asia.
Ke depan, pertanyaan besarnya adalah apakah Pajari mampu mempertahankan performanya di hari kedua, atau justru Evans dan Ogier akan bangkit mengejar ketertinggalan. Dengan sisa enam etape pada Sabtu, persaingan dipastikan semakin sengit.



