De Zerbi Beri Sinyal: Bintang Muda Tottenham Jamie Donley Tak Dilepas
Baca dalam 60 detik
- Jamie Donley, gelandang serang 21 tahun, terus berlatih bersama tim utama Tottenham di bawah pelatih baru Roberto De Zerbi, menandakan kepercayaan tinggi.
- Donley tampil gemilang di League One bersama Leyton Orient musim lalu dengan 8 gol dan 10 assist, serta sudah menjadi pemain timnas senior Irlandia Utara.
- Tottenham menolak tawaran untuk Donley yang kontraknya hingga 2029, menunjukkan komitmen mempertahankan talenta akademi di tengah hiruk-pikuk bursa transfer.

Pelatih anyar Tottenham Hotspur, Roberto De Zerbi, mulai memberikan sinyal jelas soal masa depan pemain muda Jamie Donley: sang gelandang serang berusia 21 tahun itu tidak akan dijual dalam waktu dekat. Keputusan ini muncul di tengah spekulasi bursa transfer yang biasanya mengincar pemain akademi berbakat, namun Spurs justru memilih mempertahankan aset jangka panjang mereka.
Donley, yang menghabiskan musim lalu dipinjamkan ke Leyton Orient di League One, sukses mencuri perhatian dengan catatan 8 gol dan 10 assist dalam 39 penampilan. Prestasi itu mengantarnya meraih dua penghargaan individu sekaligus: Pemain Terbaik versi suporter dan Pemain Muda Terbaik klub. Kesuksesan tersebut bukanlah kebetulan belaka, mengingat ia telah menempuh perjalanan panjang di akademi Tottenham sejak usia delapan tahun.
Fleksibilitas menjadi kata kunci bagi Donley. Berawal sebagai penyerang tengah, ia kini bertransformasi menjadi gelandang serang yang mampu bermain lebih dalam atau di belakang striker. Kemampuan ini sangat cocok dengan filosofi De Zerbi yang mengedepankan pergerakan cerdas, kualitas teknis, dan keberanian menerima bola di bawah tekanan. Tak heran jika pelatih asal Italia itu langsung memberikan tempat di skuad utama, bukan mengembalikannya ke tim U-21.
Menurut laporan dari insider akademi John Wenham melalui platform Lilywhite Rose, Donley menjadi salah satu dari sedikit pemain yang kembali dari masa peminjaman dan tetap berlatih bersama tim utama. Wenham, yang dikenal memiliki informasi akurat soal perkembangan pemain muda Spurs, mengklaim bahwa De Zerbi sangat mengapresiasi kemampuan Donley dan klub tidak berniat mendengarkan tawaran untuknya. Meskipun Tottenham belum memberikan pernyataan resmi, langkah mereka memulangkan Donley dari Stoke City pada Januari lalu dan meminjamkannya ke Oxford United untuk memastikan menit bermain menunjukkan perencanaan yang matang.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, perkembangan ini menarik untuk dicermati. Tottenham, yang memiliki basis penggemar besar di Tanah Air, kerap menjadi sorotan karena kebijakan akademinya. Keberhasilan Donley menembus tim utama bisa menjadi inspirasi bagi pemain muda Asia Tenggara yang bercita-cita menembus Premier League. Selain itu, fleksibilitas posisi Donley sebagai gelandang serang juga relevan dengan kebutuhan timnas Indonesia yang kerap mencari pemain kreatif di lini tengah.
Donley sendiri sudah menunjukkan kematangan di level internasional. Ia menjalani debut untuk Irlandia Utara pada 2025 dan mencetak gol pertamanya di tahun yang sama. Pengalaman bermain di berbagai level—dari Premier League 2, League One, Championship, hingga tim nasional—membuatnya siap bersaing di papan atas. Meski masa peminjamannya di Stoke dan Oxford tidak secemerlang di Orient, ia tetap menunjukkan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan baru.
Ke depan, tantangan terbesar Donley adalah menembus persaingan di lini tengah Tottenham yang dihuni pemain-pemain bintang. Namun, dengan dukungan penuh De Zerbi dan kontrak jangka panjang, peluang itu terbuka lebar. Pertanyaan yang kini mengemuka: akankah Donley menjadi produk akademi berikutnya yang sukses menembus skuad utama Spurs, atau justru akan menjadi alat tukar di bursa transfer berikutnya? Semua akan terjawab seiring berjalannya musim.



