Roma Tebar Tawaran €46 Juta untuk Summerville, Gasperini Beri Lampu Hijau
Baca dalam 60 detik
- Klub ibu kota Italia resmi mengajukan proposal pembelian senilai €46 juta kepada West Ham untuk pemain sayap Belanda Crysencio Summerville.
- Pelatih Gian Piero Gasperini sebelumnya mengindikasikan keterbatasan finansial, namun tawaran ini menandakan adanya fleksibilitas dalam kebijakan gaji klub.
- Jika transfer jadi, Summerville akan menjadi rekrutan termahal Roma di bursa musim panas ini dan memperkuat ambisi mereka di Liga Champions.

AS Roma resmi melayangkan tawaran pembelian senilai €46 juta kepada West Ham United untuk mengamankan jasa pemain sayap Belanda, Crysencio Summerville. Langkah ini menandai akselerasi perburuan yang sebelumnya sempat diragukan oleh pelatih Gian Piero Gasperini karena kendala batas gaji klub.
Menurut laporan TuttoMercatoWeb, Summerville telah memberikan persetujuan pribadi kepada Giallorossi setelah terpikat oleh proyek olahraga yang ditawarkan. Roma kini menunggu respons dari West Ham, dengan keyakinan bahwa nominal yang diajukan cukup untuk mendapatkan lampu hijau dari klub London tersebut. Jika disetujui, langkah selanjutnya adalah merampungkan negosiasi kontrak individu dengan pemain berusia 22 tahun itu.
Kejutan muncul karena hanya beberapa jam sebelumnya, Gasperini secara terbuka menyatakan bahwa Summerville bukan target realistis akibat kebijakan plafon gaji yang baru diterapkan. “Ini pilihan, bukan karena kemampuan klub,” ujar pelatih asal Italia itu. “Kami memutuskan untuk menetapkan batas atas gaji, dan itu keputusan yang tepat. Tidak adil jika pemain yang baru datang langsung melampaui mereka yang sudah membawa klub ke Liga Champions.”
Keputusan untuk tetap mengajukan tawaran resmi mengindikasikan adanya perubahan sikap atau penemuan celah dalam struktur gaji yang memungkinkan Summerville direkrut tanpa melanggar batasan yang ditetapkan. Sebelumnya, Roma juga telah menjajaki opsi pemain sayap Ajax, Mika Godts, yang permintaan gajinya lebih rendah dan dianggap sebagai rencana cadangan yang realistis.
Bagi Gasperini, yang telah meminta tiga hingga empat tambahan pemain berkualitas untuk memperkuat skuad yang akan tampil di Liga Champions musim depan, merekrut Summerville akan menjadi jawaban atas kebutuhannya akan pemain sayap kelas atas. Pemain Belanda itu dikenal dengan kecepatan, dribel, dan kemampuannya mencetak gol dari sisi sayap—atribut yang langka dan mahal di pasar transfer saat ini.
Dari perspektif Indonesia, pergerakan di bursa transfer Eropa selalu menarik perhatian karena banyak pemain Asia Tenggara, termasuk Indonesia, yang bermimpi menembus klub-klub top. Meski Summerville bukan pemain Asia, nilai transfer sebesar itu menunjukkan betapa kompetitifnya pasar pemain sayap muda berbakat. Bagi pengamat sepak bola nasional, langkah Roma juga menjadi contoh bagaimana klub besar menyeimbangkan ambisi olahraga dengan disiplin finansial—pelajaran berharga bagi klub-klub Liga 1 yang mulai menerapkan regulasi batas gaji.
Jika transfer ini terealisasi, Summerville akan menjadi salah satu pembelian termahal Roma dalam beberapa tahun terakhir. Pertanyaan selanjutnya: apakah West Ham bersedia melepas pemain yang baru bergabung pada musim panas 2024? Atau justru akan memanfaatkan situasi untuk menaikkan harga? Keputusan dalam beberapa hari ke depan akan menentukan arah bursa transfer Serie A.



