Minggu Perdana Iraola di Liverpool: Uji Coba, Kapten Baru, dan Revolusi Fisik
Baca dalam 60 detik
- Andoni Iraola memulai era kepelatihan di Liverpool dengan menekankan perlunya tambahan pemain baru dan menguji metode latihan fisik yang berbeda dari pendahulunya.
- Dominik Szoboszlai menjadi kandidat kuat wakil kapten setelah kepergian sejumlah senior, sejalan dengan kontraknya yang panjang dan pengalamannya sebagai kapten Hungaria.
- Tur pramusim ke Amerika Serikat menjadi ajang bagi Iraola untuk membentuk identitas tim baru di tengah absennya delapan pemain yang masih bertugas di Piala Dunia.

Andoni Iraola resmi memulai tugasnya sebagai pelatih kepala Liverpool pada pekan ini, menandai awal era baru di Anfield setelah kepergian Arne Slot. Dalam pidato perdananya di AXA Training Centre, Senin lalu, pelatih asal Spanyol itu langsung menegaskan bahwa skuad The Reds masih membutuhkan tambahan amunisiโsebuah sinyal bahwa aktivitas transfer akan semakin intensif setelah Piala Dunia berakhir.
Keputusan pertama yang sudah diambil adalah memperpanjang kontrak gelandang Dominik Szoboszlai selama lima tahun. Pemain berusia 25 tahun itu juga disebut-sebut sebagai calon kuat wakil kapten menggantikan peran yang ditinggalkan Mohamed Salah dan Andrew Robertson. "Keduanya adalah legenda klub. Kini giliran orang lain untuk maju, dan jika itu saya, saya siap," ujar Szoboszlai yang juga menjadi kapten tim nasional Hungaria.
Di sisi lain, masa depan Virgil van Dijk mulai menjadi perhatian. Bek tengah berusia 35 tahun itu memainkan setiap menit di Premier League musim lalu dan kini kontraknya akan habis pada musim panas mendatang. Liverpool harus mulai memikirkan suksesi kapten, dengan Alisson Becker juga berada dalam situasi kontrak yang sama. Szoboszlai dinilai sebagai kandidat paling menonjol karena faktor usia dan komitmen jangka panjang.
Di pusat latihan Kirkby, Iraola langsung menerapkan metode kebugaran yang berbeda dari era Jurgen Klopp dan Slot. Jika sebelumnya pemain menjalani lactate test atau six-minute race test, kini mereka berlatih dengan pola diagonal dan kerucut untuk mensimulasikan perubahan arah berintensitas tinggi. "Licik, karena kaki Anda langsung terasa berat," keluh bek Joe Gomez kepada Curtis Jones. Para pemain disebut kembali dalam kondisi prima, dengan Harvey Elliott bahkan datang lebih awal dari jadwal.
Suasana skuad terasa lebih muda, terutama karena delapan pemain senior masih membela negara di Piala Dunia. Seorang sumber internal mengatakan, "Ini kesempatan bagi kelompok baru untuk muncul sebelum para senior kembali." Iraola sendiri mengakui akan ada banyak perubahan. "Sejumlah pemain senior yang telah memenangkan segalanya di sini telah pergi. Kami butuh pemain lain untuk mengambil tanggung jawab, baik di dalam maupun luar lapangan," katanya dalam wawancara dengan Stan Sports.
Meski baru sepekan, Iraola dinilai percaya diri dan nyaman, namun belum sebesar karakter Klopp. Rekan-rekannya yakin ia tidak akan mengubah gaya kepemimpinannya. Mulai Senin depan, Liverpool akan terbang ke Chicago untuk tur pramusim yang mencakup pertandingan di Nashville dan New York. Perjalanan itu akan menjadi ujian nyata pertama bagi Iraola untuk bekerja dengan kelompok pemain yang lebih lengkap, termasuk pemain akademi berusia 15 tahun, Josh Abe.
Dengan tiga laga uji coba dan sesi latihan ganda di tengah cuaca panas, tekanan mulai terasa. Pertanyaan besarnya: mampukah Iraola membangun fondasi yang kokoh di tengah transisi besar ini, atau justru akan tergerus ekspektasi tinggi publik Anfield?



