Jamuan Mewah di Istana Nurul Iman: 80 Tahun Sultan Brunei, Ribuan Tamu Rayakan Dedikasi Sang Raja
Baca dalam 60 detik
- Sultan Hassanal Bolkiah genap 80 tahun; jamuan tahunan di Istana Nurul Iman menjadi ajang penghormatan lintas lapisan masyarakat Brunei.
- Para undangan, termasuk pejabat desa dan diplomat asing, memuji kepemimpinan Sultan yang berorientasi rakyat dan komitmennya terhadap kesejahteraan.
- Acara ini juga memperkuat hubungan diplomatik, dengan harapan kerja sama bilateral seperti Brunei-India terus meningkat.

Ribuan undangan dari berbagai kalangan memadati Istana Nurul Iman, Bandar Seri Begawan, Kamis (16/7) malam, dalam jamuan tahunan yang kali ini terasa lebih istimewa: perayaan ulang tahun ke-80 Sultan Hassanal Bolkiah. Bukan sekadar seremoni, acara ini menjadi momentum bagi rakyat Brunei untuk menegaskan kembali loyalitas dan kekaguman mereka terhadap pemimpin yang telah berkuasa lebih dari lima dekade.
Bagi Brandon Tay, undangan tersebut adalah kehormatan yang tak ternilai. Ia telah beberapa kali hadir bersama kakek-neneknya dan berharap tradisi ini terus berlanjut. โSepanjang tahun, Yang Mulia memimpin dengan kebijaksanaan, kasih sayang, dan kerendahan hati, selalu mengutamakan kesejahteraan rakyat,โ ujarnya, menggambarkan sosok Sultan yang menginspirasi generasi muda Brunei.
Senada, Haslinda Abdul Hamid menyebut undangan ini sebagai momen kebanggaan yang akan dikenang seumur hidup. โIni kesempatan setahun sekali, dan saya merasa sangat terhormat bersama suami,โ katanya. Ia memuji kepemimpinan Sultan yang peduli, bijaksana, dan berkomitmen pada perdamaian serta pembangunan negeri.
Kepala Kampung Penanjong, Mohd Ariffin Akip, yang pernah menjadi fotografer pemerintah, mengaku undangan ini memiliki makna khusus. โIni menunjukkan apresiasi Sultan terhadap warga dan pegawai negeri,โ katanya. Ia menambahkan, โYang Mulia benar-benar berjiwa rakyat, dekat dengan subjeknya, dan peduli pada kesejahteraan mereka.โ Doa pun dipanjatkan agar Sultan senantiasa sehat dan diberkahi umur panjang.
Dari kalangan diplomat, Duta Besar India untuk Brunei, Pushpa, menyebut undangan bagi korps diplomatik sebagai isyarat penghargaan Brunei terhadap mitra internasional. โKami selalu terkesan dengan keramahan Brunei, terutama saat Hari Raya dan acara spesial lainnya,โ ujarnya. Ia berharap hubungan Brunei-India semakin kuat di berbagai sektor, dan jamuan seperti ini membuka pemahaman lebih dalam tentang budaya Brunei.
Pengiran Kamarulzaman PHI, yang hadir bersama saudara-saudaranya, mengaku sangat terhormat menjadi bagian dari perayaan bersejarah ini. โYang paling saya kagumi dari Yang Mulia adalah dedikasinya yang tak tergoyahkan, kebijaksanaan, dan kasih sayang dalam melayani bangsa,โ katanya. Ia menambahkan bahwa kerendahan hati dan rasa tanggung jawab Sultan menjadi inspirasi untuk terus berkontribusi positif bagi masyarakat.
Bagi Indonesia, perayaan ini menjadi pengingat akan pentingnya hubungan bilateral yang erat dengan Brunei, terutama di bidang ekonomi dan diplomasi. Brunei, sebagai negara tetangga dengan kesamaan budaya Melayu, kerap menjadi mitra strategis Indonesia di ASEAN. Jamuan ulang tahun Sultan bukan hanya seremoni kerajaan, melainkan juga ajang memperkuat jaringan diplomatik dan investasi. Pertanyaannya, apakah Indonesia akan semakin memanfaatkan momen-momen seperti ini untuk memperdalam kerja sama dengan Brunei?



