Bursa Transfer Serie A Memanas: Juventus Rekrut Zeki Celik Gratis, Milan Lepas Estupinan ke Aston Villa
Baca dalam 60 detik
- Juventus mengamankan bek kanan Zeki Celik dengan status bebas transfer setelah kontraknya di Roma habis, menandai pergerakan agresif Bianconeri di bursa musim panas.
- AC Milan bersiap melepas Pervis Estupinan ke Aston Villa dengan nilai transfer 18-20 juta euro, bagian dari strategi penjualan setelah belanja besar musim ini.
- Como terus berbelanja besar dengan mendekati kesepakatan 35 juta euro untuk Trevoh Chalobah dari Chelsea, sementara Roma terpaksa menjual Manu Koné karena kebutuhan finansial.

Pasar transfer Serie A memasuki fase krusial dengan sejumlah pergerakan signifikan yang mengubah peta kekuatan klub-klub Italia. Juventus resmi mendatangkan Zeki Celik secara gratis setelah bek asal Turki itu menolak perpanjangan kontrak dari Roma, sementara AC Milan bersiap melepas Pervis Estupinan ke Aston Villa dengan nilai transfer yang diperkirakan mencapai 20 juta euro.
Keputusan Celik meninggalkan Roma tanpa biaya menjadi kejutan tersendiri. Pemain berusia 27 tahun itu memilih menandatangani kontrak berdurasi hingga 2029 bersama Juventus, menjadikannya rekrutan kedua musim ini setelah Jeff Ekhator dari Genoa. Langkah ini memperkuat lini pertahanan Bianconeri yang tengah dalam proses peremajaan di bawah arahan direktur Giovanni Carnevali.
Juventus tidak berhenti di situ. Menurut laporan Gazzetta dello Sport, Carnevali telah mengadakan pertemuan langsung dengan Roberto De Zerbi untuk membahas kemungkinan transfer kiper Guglielmo Vicario dan striker Richarlison. Selain itu, klub asal Turin itu juga masih bernegosiasi dengan Franck Kessié, meski belum bersedia memenuhi tuntutan gaji pemain asal Pantai Gading tersebut yang berkisar antara 5-6 juta euro per musim.
Di kubu Milan, fokus saat ini justru pada penjualan pemain. Setelah menghabiskan sekitar 100 juta euro untuk mendatangkan Mario Gila dan Gonçalo Ramos, Rossoneri kini berupaya melepas Estupinan ke Aston Villa. Bek kiri asal Ekuador itu akan bersatu kembali dengan pelatih Unai Emery yang pernah menanganinya di Villarreal. Nilai transfer diperkirakan mencapai 18-20 juta euro, sebuah angka yang cukup menguntungkan bagi Milan yang tengah menyeimbangkan neraca keuangan.
Sementara itu, Como menjadi salah satu klub paling agresif di bursa. Klub milik pengusaha Indonesia, Djarum Group, itu dikabarkan hampir mencapai kesepakatan dengan Chelsea untuk mendatangkan Trevoh Chalobah dengan banderol sekitar 35 juta euro. Manajemen Como telah menjadwalkan pertemuan lanjutan dengan petinggi Chelsea dan optimistis dapat menyelesaikan transfer tersebut. Selain Chalobah, Como juga telah mencapai kesepakatan untuk Mohamed El Fezani, striker muda Norwegia dari Valerenga Fotball II, serta meresmikan transfer Mattia Liberali dari Catanzaro.
Roma berada dalam posisi sulit. Menurut pakar transfer Fabrizio Romano, klub ibu kota masih menunggu pendekatan resmi dari Manchester United untuk Manu Koné, meski agen pemain asal Prancis itu telah melakukan pembicaraan dengan Setan Merah. Gazzetta bahkan menyebut penjualan Koné 'tak terhindarkan' karena kebutuhan finansial Roma. Sebagai pengganti, Giallorossi telah mengidentifikasi Arne Engels (Celtic) dan Danilo Santos (Botafogo). Selain itu, Roma juga masih menunggu lampu hijau dari Club Brugge untuk striker Nicolò Tresoldi, sementara tawaran untuk Diego Moreira dari Strasbourg baru mencapai 30 juta euro, masih di bawah permintaan klub Prancis yang mencapai 40 juta euro.
Klub-klub Serie A lainnya juga tidak tinggal diam. Bologna hampir merampungkan transfer Mikel Amondarain dari Estudiantes seharga 8 juta euro, plus Alhassane dari Real Oviedo seharga 4 juta euro. Lazio siap mengajukan tawaran 8 juta euro untuk striker Brasil John Kennedy dari Fluminense. Sementara itu, Udinese menunjukkan minat pada gelandang Milan Warren Bondo yang musim lalu dipinjamkan ke Cremonese.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, aktivitas bursa Serie A ini menarik untuk dicermati. Como, yang dimiliki oleh konglomerat Indonesia, terus menunjukkan ambisi besar dengan berani mengeluarkan dana puluhan juta euro untuk pemain berkualitas. Langkah ini bisa menjadi sinyal positif bagi perkembangan sepak bola Indonesia di kancah global, sekaligus membuka peluang bagi pemain muda Indonesia untuk suatu hari nanti merumput di Serie A.
Dengan masih tersisa beberapa pekan sebelum bursa transfer ditutup, pergerakan klub-klub Italia diprediksi akan semakin intensif. Pertanyaan besarnya: akankah Juventus berhasil mendatangkan striker baru? Bisakah Roma mempertahankan pemain kuncinya di tengah tekanan finansial? Dan sejauh mana Como akan merevolusi skuadnya? Jawabannya akan terungkap dalam beberapa hari ke depan.



