Post Malone Puncaki Penutupan Piala Dunia 2026, Konser Amal untuk Pendidikan Global
Baca dalam 60 detik
- Penyanyi Post Malone akan menjadi bintang utama upacara penutupan Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium, New Jersey, pada 19 Juli 2026.
- Pertunjukan tersebut merupakan bagian dari rangkaian hiburan yang juga melibatkan Madonna, Shakira, Justin Bieber, dan BTS pada pertunjukan paruh waktu final.
- Seluruh konser amal ini bertujuan menggalang dana bagi FIFA Global Citizen Education Fund untuk memperluas akses pendidikan anak-anak di seluruh dunia.

Penyanyi dan rapper Post Malone dipastikan menjadi pengisi utama dalam upacara penutupan Piala Dunia 2026, yang akan berlangsung pada Minggu (19/7/2026) di Stadion MetLife, East Rutherford, New Jersey. Penampilan yang disebut sebagai "pertunjukan bersejarah" ini akan dimulai pukul 13.30 EST, tepat 90 menit sebelum laga final antara Spanyol dan Argentina.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyatakan bahwa kehadiran Post Malone dirancang untuk merayakan perjalanan turnamen sekaligus memanaskan atmosfer menjelang pertandingan puncak. "Di saat olahraga, budaya, dan perhatian global bertemu, Post Malone akan memberikan pertunjukan yang merayakan perjalanan turnamen dan membangkitkan semangat sebelum dunia beralih ke dua finalis," ujar Infantino dalam pernyataan resmi.
Post Malone bergabung dengan deretan bintang lain yang telah dikonfirmasi tampil, termasuk Nicole Scherzinger, Robbie Williams, Laura Pausini, dan Tom Cruise. Sementara itu, Jennifer Hudson akan membawakan lagu kebangsaan Amerika Serikat sebelum kick-off pukul 15.00 EST. Pertunjukan paruh waktu final yang berdurasi 11 menit akan diisi oleh Madonna, Shakira, Justin Bieber, dan BTS sebagai co-headliner, dengan kurasi dari vokalis Coldplay, Chris Martin. Coldplay sendiri akan tampil bersama PS22 Chorus dan karakter Sesame Street Muppets.
Konser ini tidak hanya sekadar hiburan, melainkan juga bagian dari penggalangan dana untuk FIFA Global Citizen Education Fund. Justin Bieber, salah satu pengisi acara, menekankan misi sosial di balik pertunjukan tersebut. "Piala Dunia menyatukan dunia dengan cara yang tak tertandingi. Saya bersyukur menjadi bagian dari pertunjukan paruh waktu ini, dan lebih bersyukur lagi karena acara ini membantu memperluas akses pendidikan bagi anak-anak di seluruh dunia," kata Bieber. Shakira juga telah menyumbangkan royalti dari lagu "Dai Dai" untuk dana pendidikan, dan Sony Music berjanji akan menyetarakan donasi hingga 250.000 dolar AS pertama.
Bagi Indonesia, konser akbar ini membuka peluang bagi para penggemar sepak bola dan musik tanah air untuk menyaksikan momen langka yang menggabungkan dua industri besar. Meskipun tidak ada perwakilan Indonesia di lapangan, kehadiran bintang global seperti Post Malone dan Madonna bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi penonton Indonesia yang selama ini mengikuti perkembangan Piala Dunia. Selain itu, misi amal untuk pendidikan anak-anak di negara berkembang sejalan dengan prioritas Indonesia dalam meningkatkan akses pendidikan di daerah terpencil.
Upacara pembukaan Piala Dunia 2026 yang digelar di Estadio Azteca, Mexico City, pada 11 Juni lalu telah menampilkan Shakira, J Balvin, dan Burna Boy. Lagu resmi "Dai Dai" yang merupakan kolaborasi Shakira dan Burna Boy berhasil menduduki puncak tangga lagu global Spotify dan Billboard Global Chart. Lagu yang memadukan ritme Latin dan pop dengan afrobeat Nigeria ini dirilis untuk mendukung FIFA Global Citizen Education Fund. Dengan rangkaian pertunjukan yang sarat misi sosial, Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga panggung solidaritas global. Akankah Indonesia suatu hari nanti bisa menjadi tuan rumah atau setidaknya berpartisipasi dalam panggung akbar seperti ini?



