Celine Dion Bikin Geger Fans Singapura: Konser atau Residensi?
Baca dalam 60 detik
- Unggahan Celine Dion tentang Singapura memicu spekulasi akan ada konser atau residensi di negara tersebut.
- Penyanyi asal Kanada itu mengunggah dua foto dalam dua hari, termasuk foto di dekat jet pribadi, tanpa penjelasan resmi.
- Jika benar, ini bisa menjadi langkah besar setelah Dion kembali tampil di Olimpiade Paris 2024 usai diagnosis langka.

Fans di Singapura dihebohkan oleh unggahan mendadak Celine Dion yang mengenang momen-momen di negara kota tersebut, memicu spekulasi bahwa penyanyi legendaris asal Kanada itu mungkin akan menggelar pertunjukan di sana dalam waktu dekat. Dalam dua hari berturut-turut, Dion mengunggah foto-foto yang berkaitan dengan Singapura, termasuk potret dirinya di dekat sebuah jet pribadi dengan keterangan, “Singapore, thanks for the memories!”
Unggahan pertama muncul pada Selasa (14/7) berupa tiga foto yang diambil pada 2018, saat Dion pertama kali menggelar konser di Marina Bay Sands yang disaksikan 6.000 penonton. Awalnya, banyak yang menganggapnya sekadar nostalgia. Namun, keesokan harinya, unggahan kedua—yang memperlihatkan Dion di dekat jet pribadi—membuat tanda tanya besar: apakah foto itu baru diambil atau arsip lama? Kombinasi waktu dan konten membuat penggemar yakin ada pesan tersembunyi.
Seorang penggemar menulis, “Aku bingung, dari mana datangnya apresiasi ke Singapura ini jika kau tidak benar-benar di sini?” Sementara yang lain menduga Dion tengah mempersiapkan residensi di Marina Bay Sands, venue yang sama dengan konser sebelumnya. Spekulasi ini makin kuat mengingat Dion saat ini dijadwalkan menjalani residensi di Plenitude Arena, Prancis, pada September–Oktober tahun ini, yang dilanjutkan pada Mei 2027. Residensi Prancis itu akan menjadi rangkaian pertunjukan penuh pertamanya sejak didiagnosis dengan stiff-person syndrome, sindrom langka yang memengaruhi sistem saraf.
Bagi penggemar di Indonesia, kabar ini juga menarik. Jika Dion benar-benar mengumumkan pertunjukan di Singapura, jarak yang dekat dan akses penerbangan yang mudah membuat konser tersebut sangat mungkin dihadiri oleh penggemar Tanah Air. Apalagi, Dion belum pernah menggelar konser di Indonesia, sehingga Singapura sering menjadi alternatif bagi penggemar Asia Tenggara untuk menyaksikan idola internasional.
Meski demikian, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Dion atau promotor. Unggahan tersebut bisa jadi sekadar nostalgia atau strategi pemasaran yang belum diumumkan. Yang jelas, respons penggemar menunjukkan betapa besarnya antusiasme terhadap kemungkinan kembalinya Dion ke panggung Asia. Dengan jadwal padat di Prancis, apakah Singapura bisa menjadi destinasi berikutnya? Publik masih menunggu kejelasan.



