Arsenal Percepat Negosiasi untuk Christos Tzolis, Alternatif Murah Pengganti Trossard
Baca dalam 60 detik
- Arsenal mengintensifkan pembicaraan dengan Club Brugge untuk merekrut Christos Tzolis sebagai pengganti Leandro Trossard yang hengkang ke Besiktas.
- Dengan banderol ยฃ30-35 juta, Tzolis dinilai sebagai opsi lebih ekonomis dibanding Morgan Rogers yang dihargai ยฃ130 juta oleh Aston Villa.
- Meski gagal di Norwich City, performa impresif Tzolis di Liga Champions dan Liga Belgia membuatnya layak mendapat kesempatan kedua di Premier League.

Arsenal bergerak cepat mengamankan pengganti Leandro Trossard yang baru saja pindah ke Besiktas. Klub asal London utara itu dikabarkan akan mempercepat negosiasi dengan Club Brugge untuk merekrut pemain sayap kiri asal Yunani, Christos Tzolis, yang dihargai sekitar ยฃ30-35 juta.
Kepergian Trossard ke klub Turki itu meninggalkan celah di lini serang Arsenal. Mantan bek The Gunners, Martin Keown, menilai klub membutuhkan pemain spesial untuk menggantikan kontribusi pemain Belgia tersebut. โDia telah menjadi pelayan fantastis bagi Arsenal. Mereka tidak mendapatkan banyak uang dari pemain yang dilepas, jadi mereka pasti sudah menyiapkan rencana,โ ujar Keown.
Arsenal sebenarnya memiliki beberapa opsi lain seperti Morgan Rogers (Aston Villa) dan Bradley Barcola (PSG), namun Tzolis menjadi prioritas karena banderolnya yang jauh lebih terjangkau. Menurut jurnalis Ben Jacobs, The Gunners akan segera menggelar pembicaraan antar-klub untuk menyelesaikan transfer pemain berusia 24 tahun itu. Jacobs juga menegaskan bahwa kedatangan Tzolis tidak akan memengaruhi potensi transfer Rogers yang masih mungkin terjadi hingga jendela transfer ditutup.
Keputusan Arsenal mendekati Tzolis juga didorong oleh faktor finansial. Dengan harga ยฃ30-35 juta, Tzolis menjadi alternatif yang jauh lebih murah ketimbang Rogers yang disebut-sebut memiliki klausul ยฃ130 juta. Apalagi, Tzolis sudah menunjukkan ketajamannya bersama Club Brugge dengan mencetak 43 gol dan 45 assist dalam 108 pertandingan di semua kompetisi.
Tzolis bukanlah nama baru di Inggris. Sebelum bersinar di Belgia, ia sempat membela Norwich City dan gagal mencetak gol atau assist dalam 14 penampilan Premier League. Namun, pengalaman pahit itu justru menjadi cambuk baginya untuk bangkit. Penampilannya di Liga Champions musim lalu, termasuk saat mencetak gol ke gawang Atletico Madrid, membuktikan kualitasnya. Jurnalis Yunani, Dimitris Manakos, bahkan menyebutnya sebagai pemain โluar biasaโ setelah melihat dominasinya di Liga Belgia.
Jika bergabung, Tzolis diprediksi akan mengisi peran rotasi seperti yang sebelumnya dijalani Trossard. Ia bisa bermain di sayap kiri maupun sebagai penyerang tengah saat dibutuhkan. Meski belum terbukti di liga elite Eropa, statistiknya yang impresif di Belgia dan penampilan gemilang di Eropa membuatnya layak diberi kesempatan kedua di Premier League.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, langkah Arsenal ini menarik untuk diikuti. Jika Tzolis berhasil beradaptasi, ia bisa menjadi salah satu pemain Yunani yang sukses di Premier League, mengingat minimnya representasi pemain dari negara tersebut di kompetisi tertinggi Inggris. Apakah Tzolis akan menjadi pembelian cerdas atau sekadar pemain pelapis? Jawabannya akan terlihat dalam beberapa pekan ke depan.



