Nekat Curi Barang Minimarket, Seorang Ibu di Jakarta Utara Loncat ke Kali
Baca dalam 60 detik
- Seorang perempuan berusia 49 tahun di Tanjung Priok nekat menceburkan diri ke sungai setelah kepergok mencuri barang dari minimarket.
- Barang curian berupa minyak goreng, tepung, dan makanan kucing dengan total kerugian Rp1,09 juta; pelaku kemudian berdamai dengan pihak toko.
- Kasus diselesaikan secara restorative justice setelah pelaku membayar Rp500 ribu dan menyesali perbuatannya.

Seorang ibu rumah tangga berinisial N (49) nekat menceburkan diri ke sungai di kawasan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, setelah kepergok mencuri sejumlah barang dari sebuah minimarket, Kamis (9/7) lalu. Aksi nekat itu justru membuatnya semakin terperosok: warga sekitar yang melihat langsung mengamankannya dari sungai dan menyerahkannya ke polisi.
Kanit Reskrim Polsek Tanjung Priok AKP Hamdan Samudera mengungkapkan bahwa pelaku sempat melarikan diri sebelum akhirnya melompat ke sungai. "Terduga pelaku sempat lari dan menceburkan diri ke sungai, kemudian dapat diamankan oleh warga sekitar," katanya dalam keterangan resmi, Rabu (15/7). Personel piket Polsek Tanjung Priok yang tiba di lokasi segera mengamankan N untuk menghindari amukan massa.
Dari hasil pendalaman, polisi mendapati bahwa N mengambil beberapa barang kebutuhan pokok, di antaranya minyak goreng, tepung terigu, dan makanan kucing. Total kerugian yang ditimbulkan ditaksir mencapai Rp1.099.700. Motif di balik aksi ini masih didalami, namun diduga kuat karena tekanan ekonomi.
Menariknya, kasus ini tidak berlanjut ke proses pidana. Polisi memfasilitasi mediasi antara N dan pihak minimarket. Dalam pertemuan tersebut, N menyatakan penyesalan dan bersedia membeli sebagian barang yang diambilnya senilai Rp500 ribu. Pihak toko pun menerima permintaan maaf dan setuju menyelesaikan perkara melalui mekanisme restorative justice. "Pelaku menyesali perbuatannya dan mau membeli sebagian barang senilai Rp500 ribu. Pihak toko bersedia berdamai," ujar Hamdan.
Peristiwa ini terekam dalam video amatir yang kemudian viral di media sosial, khususnya di akun Instagram @priok.id. Dalam rekaman terlihat warga menggotong N keluar dari sungai dalam keadaan basah kuyup. Video tersebut memicu beragam reaksi warganet, mulai dari simpati hingga kritik terhadap tindakan nekat pelaku.
Kasus ini menjadi cermin ironi di tengah tekanan ekonomi yang masih melilit sebagian warga Jakarta. Langkah restoratif yang diambil polisi dinilai tepat, namun juga memunculkan pertanyaan: apakah penyelesaian damai semacam ini cukup memberikan efek jera? Atau justru menjadi celah bagi pelaku lain untuk bertindak serupa? Ke depan, pengawasan di minimarket dan jaring pengaman sosial bagi warga rentan perlu diperkuat agar insiden serupa tak terulang.



