Bursa Transfer Liga Inggris: Palace Intai Chalobah, Negosiasi dengan Chelsea Masih Berlanjut
Baca dalam 60 detik
- Crystal Palace kembali membuka peluang merekrut bek Chelsea, Trevoh Chalobah, di tengah pembicaraan transfer Adam Wharton dan Maxence Lacroix.
- Chelsea membanderol Chalobah ยฃ35 juta, angka yang belum dipenuhi Inter Milan dan Como, membuka celah bagi klub Premier League.
- Pengalaman Chalobah di Palace pada musim 2024/2025 membuatnya sebagai opsi minim risiko jika Lacroix hengkang.

Jendela transfer musim panas antara Chelsea dan Crystal Palace belum tertutup. Di tengah negosiasi yang masih berlangsung untuk gelandang Adam Wharton dan bek Maxence Lacroix, Palace dikabarkan sempat menanyakan ketersediaan Trevoh Chalobah, bek tengah jebolan akademi Chelsea yang pernah dipinjamkan ke Selhurst Park pada paruh pertama musim 2024/2025.
Menurut jurnalis yang dekat dengan Chelsea, Simon Phillips, Palace mengajukan pertanyaan soal Chalobah dalam diskusi awal dengan Chelsea. Meski sejak itu bek berusia 25 tahun tersebut mendapat tawaran dari klub Serie A, Phillips menilai pembicaraan bisa kembali menghangat jika situasi berubah menjelang penutupan bursa.
Inter Milan dan Como telah berusaha menawar, namun belum ada yang menyentuh harga yang diminta Chelsea: ยฃ35 juta. Angka tersebut mencerminkan pengalaman Chalobah di Premier League, meski kontraknya hanya tersisa dua tahun. Kegagalan klub Italia memenuhi banderol itu membuka peluang bagi klub Inggris, termasuk Palace, untuk bergerak.
Konteks Indonesia: Bagi penggemar sepak bola di Indonesia, pergerakan transfer ini menarik karena melibatkan pemain yang sempat memperkuat timnas Inggris. Chalobah, yang memiliki darah Nigeria, juga menjadi sorotan diaspora. Jika Palace berhasil mendatangkannya, klub asal London Selatan itu akan memiliki pertahanan yang lebih solid, sesuatu yang kerap dinantikan oleh penggemar Premier League di Tanah Air.
Palace sendiri saat ini tengah mempertimbangkan opsi jika Lacroix hengkang. Manajer anyar Pierre Sage membutuhkan bek yang siap pakai tanpa perlu adaptasi lama. Chalobah, yang sudah mengenal lingkungan Selhurst Park, menjadi kandidat ideal. Ia tampil dalam 18 pertandingan selama masa pinjaman dan membantu Palace finis kuat di klasemen.
Namun, kendala utama tetap pada harga. Chelsea enggan menurunkan permintaan, sementara Palace belum pasti akan melepas pemain untuk mendanai transfer. โPalace hanya akan serius jika ada pemain keluar lebih dulu,โ tulis Phillips dalam laporannya. Meski begitu, komunikasi yang terus terjalin antara kedua klub membuat nama Chalobah bisa kembali mencuat kapan saja.
Ke depan, jika Lacroix benar-benar pergi, Palace harus bergerak cepat. Chalobah menawarkan solusi jangka pendek dan panjang dengan risiko rendah. Pertanyaannya, akankah Chelsea bersedia menurunkan harga atau Palace menemukan dana segar dari penjualan pemain? Bursa transfer masih panjang, dan saga ini layak diikuti.



