Leeds Berburu Roony Bardghji: Risiko Baru ala Noah Okafor
Baca dalam 60 detik
- Leeds United dikabarkan telah melakukan pendekatan awal untuk merekrut winger Barcelona, Roony Bardghji, di bursa musim panas.
- Bardghji, yang minim menit bermain di Camp Nou, dinilai memiliki profil serupa dengan Noah Okaforโpemain yang sukses direvitalisasi Leeds setelah pindah dari AC Milan.
- Jika transfer terwujud, Leeds kembali mengandalkan strategi berani mengambil pemain muda potensial yang kurang bersinar di klub besar, dengan harapan bisa melejit di Elland Road.

Leeds United kembali menunjukkan keberanian di bursa transfer dengan membidik winger muda Barcelona, Roony Bardghji, yang disebut-sebut bakal menjadi Noah Okafor versi anyar di Elland Road. Klub Premier League itu dikabarkan telah melakukan pendekatan awal untuk merekrut pemain asal Swedia berusia 20 tahun tersebut pada jendela transfer musim panas mendatang.
Menurut laporan media Spanyol, Sport, Leeds bukan satu-satunya peminat Bardghji. Sunderland, Brighton, dan Aston Villa juga telah menyatakan ketertarikan. Barcelona sendiri dikabarkan membuka peluang bagi sang pemain untuk hengkang secara permanen atau dipinjamkan musim depan, mengingat persaingan ketat di lini depan yang dihuni Lamine Yamal, Ferran Torres, dan Raphinha.
Strategi Leeds mendatangkan pemain yang sedang dalam performa kurang meyakinkan sejatinya sudah terbukti berhasil. Musim lalu, mereka memboyong Noah Okafor dari AC Milan dengan banderol ยฃ18 juta. Meski hanya mencetak satu gol dalam 21 penampilan gabungan bersama Napoli dan Milan pada musim sebelumnya, Okafor justru bersinar di Leeds dengan torehan gol yang melampaui catatannya di Italia. Pola serupa juga terjadi pada Dominic Calvert-Lewin yang hanya tiga kali mencetak gol di Premier League bersama Everton sebelum akhirnya moncer di Leeds.
Bardghji sendiri memiliki kemiripan dengan Okafor dalam hal produktivitas yang rendah di klub besar. Namun, statistik per 90 menit menunjukkan potensi besar. Mantan direktur olahraga Barcelona, Deco, bahkan pernah menyebut Bardghji "mirip dengan Lamine Yamal" berkat kemampuannya dalam menggiring bola. Catatan dribel per 90 menit pemain ini masuk dalam jajaran teratas di antara para winger, menegaskan bahwa ia memiliki kualitas yang bisa diasah jika mendapat kepercayaan penuh.
Jurnalis kenamaan David Ornstein mengutip ambisi Bardghji yang ingin menjadi "pemain terbaik dunia". Di Liga Champions, ia mencatatkan satu assist dan menciptakan satu peluang emas hanya dalam 103 menit bermain. Angka-angka ini menunjukkan bahwa pemain kelahiran 2005 itu memiliki naluri ofensif yang tajam, meski kesempatan terbatas di Camp Nou.
Bagi Leeds, merekrut Bardghji adalah langkah berani yang sejalan dengan filosofi pelatih Daniel Farke: mengambil pemain muda berbakat yang sedang kehilangan kepercayaan diri, lalu membangunkannya di lingkungan baru. Jika sukses, Bardghji bisa menjadi investasi jangka panjang yang menguntungkan, seperti halnya Okafor. Namun, persaingan ketat dari klub-klub Premier League lain bisa menjadi batu sandungan. Pertanyaannya, akankah Leeds kembali memenangkan perburuan pemain yang dianggap berisiko tinggi namun berpotensi memberikan kejutan?



