Roma Pasang Harga Mati untuk Summerville: Maksimal €40 Juta
Baca dalam 60 detik
- Roma menggelar pertemuan dengan agen Crysencio Summerville dan menetapkan batas atas transfer €40 juta serta gaji €4 juta per musim.
- Klub Serie A itu mengincar winger West Ham tersebut di tengah persaingan dari beberapa klub Premier League yang belum melakukan negosiasi lanjutan.
- Keputusan akhir diharapkan dalam hitungan jam, menentukan apakah Roma akan merekrut pemain Belanda berusia 22 tahun itu.

AS Roma menegaskan syarat ketat dalam perburuan Crysencio Summerville: biaya transfer tidak boleh melebihi 40 juta euro dan gaji pemain dibatasi 4 juta euro per tahun. Ketentuan itu disampaikan langsung kepada agen sang winger dalam pertemuan di Roma, Kamis pagi waktu setempat.
Pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam itu, menurut pakar transfer Alfredo Pedullà, menunjukkan keseriusan Roma namun dengan kalkulasi finansial yang hati-hati. I Giallorossi mengonfirmasi minat besar terhadap pemain West Ham United berusia 22 tahun itu, tetapi tidak bersedia melampaui batas yang telah ditetapkan.
Summerville, yang tampil impresif bersama Leeds United musim lalu sebelum pindah ke West Ham, juga menarik perhatian beberapa klub Premier League. Namun, hingga saat ini belum ada pembicaraan lanjutan yang signifikan dari klub-klub tersebut, memberi Roma peluang untuk bergerak cepat.
Roma berharap mendapat jawaban dari agen Summerville dan West Ham dalam beberapa jam ke depan, bahkan mungkin malam ini. Langkah cepat ini diperlukan mengingat jendela transfer musim panas akan segera ditutup. Jika kesepakatan tercapai, Summerville akan menjadi rekrutan ketiga Roma di bursa transfer setelah pemain seperti Leandro Paredes.
Menariknya, agen Summerville juga mewakili Danilo Doekhi, bek yang tengah dalam proses bergabung dengan Lazio, rival sekota Roma. Keduanya telah berada di Roma sejak Senin, menunjukkan bahwa ibu kota Italia menjadi pusat aktivitas transfer yang sibuk.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan ini menarik karena menunjukkan bagaimana klub-klub Eropa, termasuk Italia, tetap agresif di bursa transfer meski dengan keterbatasan finansial. Keputusan Roma untuk memasang batas harga mencerminkan tren klub Serie A yang semakin disiplin dalam pengeluaran, berbeda dengan klub Premier League yang kerap lebih royal. Jika Summerville akhirnya memilih Roma, ini bisa menjadi sinyal bahwa pemain muda berbakat masih tertarik mengembangkan karier di Italia, yang kerap menjadi batu loncatan sebelum pindah ke liga yang lebih kompetitif.
Ke depannya, pertanyaan terbesar adalah apakah West Ham bersedia melepas pemain yang baru mereka rekrut dengan harga di bawah 40 juta euro, atau justru memanfaatkan minat dari klub lain untuk menaikkan harga. Jika Roma gagal, mereka mungkin akan beralih ke target alternatif, sementara Summerville harus memutuskan apakah bertahan di London atau mencari tantangan baru di Serie A.



