Ledakan Dahsyat di Purwakarta: Toko Bangunan Luluh Lantak, Satu Tewas
Baca dalam 60 detik
- Ledakan hebat di Wanayasa, Purwakarta, Minggu pagi, menghancurkan toko bangunan, merusak empat rumah dan sebuah masjid, serta menewaskan satu orang.
- Korban jiwa diduga karyawan toko, sementara penyebab ledakan masih diselidiki oleh tim penjinak bom Polda Jabar.
- Suara dentuman terdengar hingga radius 3 km, mengindikasikan kekuatan ledakan yang luar biasa dan memicu kekhawatiran warga.

Ledakan keras mengguncang Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Minggu pagi, 12 Juli, menghancurkan sebuah toko bangunan dan menewaskan satu orang. Peristiwa ini juga merusak empat rumah warga serta sebuah masjid di sekitarnya, menimbulkan kepanikan di kalangan penduduk setempat.
Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, membenarkan insiden tersebut. Namun, ia belum dapat memastikan sumber ledakan. โKami masih berkoordinasi dengan tim penjinak bom Polda Jabar untuk menyelidiki penyebabnya,โ ujarnya saat dihubungi Antara di Purwakarta, Minggu.
Ledakan terjadi di Desa Wanasari, sekitar pukul 09.00 WIB. Warga melaporkan suara dentuman sangat keras hingga terdengar dalam radius lebih dari tiga kilometer. โKami kira ada gempa, ternyata ledakan dari toko bangunan,โ kata seorang saksi mata yang enggan disebutkan namanya.
Korban jiwa ditemukan di lokasi kejadian dan diduga merupakan seorang pegawai toko bangunan tersebut. Tim evakuasi masih melakukan pencarian untuk memastikan tidak ada korban lain yang tertimbun puing. Sementara itu, empat rumah warga mengalami kerusakan parah, beberapa di antaranya ambruk. Sebuah masjid yang berada tepat di seberang toko juga ikut rusak akibat getaran ledakan.
Pihak kepolisian telah memasang garis polisi di sekitar lokasi dan melarang warga mendekat. Tim forensik dan penjinak bom dari Polda Jawa Barat diterjunkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). โKami masih mengumpulkan bukti dan memeriksa saksi-saksi untuk mengungkap penyebab pasti ledakan,โ tambah Anom.
Belum diketahui apakah ledakan terkait dengan bahan kimia atau gas yang disimpan di toko bangunan. Dugaan sementara mengarah pada kebocoran tabung gas atau bahan mudah terbakar lainnya. Namun, polisi belum memberikan pernyataan resmi hingga hasil penyelidikan selesai.
Peristiwa ini mengingatkan pada sejumlah ledakan serupa di Indonesia yang kerap terjadi akibat kelalaian penyimpanan bahan berbahaya. Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan audit keselamatan terhadap toko-toko bangunan dan gudang penyimpanan material di wilayah tersebut. Warga pun diimbau untuk lebih waspada dan melaporkan potensi bahaya di lingkungan mereka.
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi dan penyelidikan masih berlangsung. Pertanyaan besar yang tersisa: apakah ledakan ini murni kecelakaan atau ada faktor lain yang memicunya? Publik menanti jawaban dari hasil penyelidikan polisi.



