Bidding War Memanas: Udinese Siapkan €6 Juta untuk Rekrut Bintang Muda Serbia
Baca dalam 60 detik
- Udinese mengajukan tawaran €6 juta untuk merekrut gelandang Partizan Belgrade, Ognjen Ugresic, di tengah persaingan ketat dengan sejumlah klub Eropa.
- Klub Serie A itu melihat Ugresic sebagai pengganti ideal Arthur Atta yang baru saja pindah ke Fiorentina, sementara Sassuolo dan Bologna juga memburunya.
- Pemain berusia 19 tahun yang sudah menembus timnas Serbia ini dinilai memiliki potensi besar sebagai gelandang serang modern.

Persaingan untuk mendapatkan tanda tangan gelandang muda Serbia, Ognjen Ugresic, semakin memanas. Udinese dilaporkan telah mengajukan penawaran senilai €6 juta kepada Partizan Belgrade, mengungguli rival Serie A lainnya, Sassuolo, yang sebelumnya hanya siap menggelontorkan €5 juta.
Menurut pengamat transfer Tuttomercatoweb, Marco Conterio, langkah Udinese ini merupakan respons atas kebutuhan mendesak di lini tengah setelah Arthur Atta resmi hijrah ke Fiorentina. Manajemen klub asal Friuli itu menilai Ugresic sebagai profil ideal untuk mengisi kekosongan tersebut, mengingat gaya bermainnya yang dinamis dan kemampuannya bermain di beberapa posisi serang.
Ugresic, yang akan genap berusia 20 tahun pekan depan, merupakan produk asli akademi Partizan Belgrade. Ia promosi ke tim utama pada Januari 2025 dan langsung mencuri perhatian hingga akhirnya mendapat caps perdana bersama timnas senior Serbia pada Oktober 2025. Posisi utamanya adalah gelandang serang, namun ia juga kerap dimainkan sebagai penyerang lubang atau sayap.
Ketertarikan terhadap Ugresic tidak hanya datang dari Italia. Klub-klub Eropa lainnya seperti Club Brugge, Eintracht Frankfurt, dan AS Monaco juga dikabarkan memantau perkembangannya. Hal ini membuat Partizan Belgrade berada dalam posisi tawar yang kuat, dan bisa memicu perang harga di bursa transfer musim panas nanti.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, persaingan merebut pemain muda berbakat seperti Ugresic menjadi cerminan bagaimana klub-klub Eropa kini berlomba mengamankan talenta potensial sebelum harganya melambung. Fenomena ini juga relevan dengan perkembangan sepak bola nasional, di mana semakin banyak pemain muda Indonesia yang mulai dilirik klub luar negeri. Keberanian klub seperti Udinese dalam menggelontorkan dana besar untuk pemain berusia 19 tahun menunjukkan bahwa investasi jangka panjang pada pemain muda dianggap sebagai strategi yang menguntungkan.
Dengan persaingan yang semakin ketat, keputusan akhir ada di tangan Ugresic dan Partizan. Akankah ia memilih tantangan di Serie A bersama Udinese, atau justru lebih tertarik dengan tawaran dari klub-klub lain? Yang jelas, nama Ognjen Ugresic akan menjadi salah satu yang patut disimak dalam bursa transfer mendatang.



