Toulouse Hajar St Helens di Kandang, Tuan Rumah Tersingkir dari Enam Besar Super League
Baca dalam 60 detik
- Toulouse mempermalukan St Helens dengan kemenangan telak 8 try di kandang lawan, membuat tuan rumah terlempar dari zona enam besar Super League.
- Absennya lima pemain depan utama akibat cedera membuat St Helens rentan, sementara Toulouse tampil trengginas dengan permainan cepat dan kreatif.
- Kemenangan kedua beruntun ini membawa Toulouse melesat ke peringkat sembilan, menunjukkan kebangkitan setelah sempat terpuruk.

Kekalahan memalukan di kandang sendiri membuat St Helens harus rela turun ke posisi ketujuh klasemen Super League setelah dihajar Toulouse dengan skor telak 0-8 try (0-48) di BrewDog Stadium, Sabtu (17/6). Tim tamu yang datang dengan percaya diri usai menggilas Catalans Dragons pekan lalu, tampil tanpa ampun dan meninggalkan tuan rumah dalam kehancuran total.
St Helens datang ke laga ini dalam kondisi pincang. Lima dari enam pemain depan starter mereka absen akibat cedera yang didapat saat kalah telak dari Wigan Warriors pekan sebelumnya. Alhasil, pelatih Paul Rowley harus menurunkan dua produk akademi, Matty Evans dan Chris Matagi, yang menjalani debut senior di laga berat ini. Kelemahan di lini depan langsung terlihat sejak menit awal, saat barisan pemain muda kesulitan menghadapi agresivitas pemain Toulouse.
Toulouse, yang sebelumnya mencatat tiga kekalahan beruntun, kini menunjukkan wajah baru. Setelah menang 60-0 atas Catalans, mereka kembali tampil trengginas dengan delapan try yang dicetak oleh enam pemain berbeda. Bintang lapangan adalah full-back Olly Ashall-Bott yang menciptakan lima try, sementara Mathieu Jussaume mencetak hat-trick. Permainan cepat dan umpan-umpan akurat dari Ashall-Bott menjadi mimpi buruk bagi pertahanan St Helens yang kocar-kacir.
Kesalahan sendiri menjadi biang kerok kehancuran St Helens. Mereka kehilangan bola di area sendiri yang langsung dimanfaatkan Jussaume untuk mencetak try pertama. Ketidakdisiplinan juga terbukti mahal, seperti saat Daniel Suluka-Fifita harus dilaporkan karena tekel berbahaya di luar bola. Jake Shorrocks, pemain pinjaman dari Wigan yang bermain untuk Toulouse, sukses mengeksekusi tujuh konversi dan dua penalti, membuat keunggulan semakin lebar.
Di babak kedua, St Helens berusaha bangkit di bawah terik matahari, namun pertahanan Toulouse yang rapat membuat mereka frustrasi. Cedera lutut yang dialami Owen Dagnall semakin memperparah situasi. Toulouse terus menekan dan menambah try melalui Tiaki Chan, Paul Ulberg, Romeo Tropis, dan Benjamin Laguerre. Penonton tuan rumah bahkan melontarkan cemoohan saat peluit panjang berbunyi, tanda kekecewaan mendalam terhadap performa tim kesayangan mereka.
Kekalahan ini membuat St Helens turun ke peringkat tujuh, di bawah Leigh Leopards. Sementara itu, Toulouse yang sempat terpuruk di dasar klasemen kini mulai menunjukkan taringnya. Dua kemenangan beruntun dengan agregat 108-0 menjadi sinyal kebangkitan yang patut diperhitungkan. Pertanyaan besarnya, mampukah St Helens bangkit kembali dari keterpurukan ini, atau justru Toulouse yang akan terus melaju dan mengancam posisi tim-tim papan atas?



