Lazio Incar Bek Gratisan Danilho Doekhi di Tengah Revolusi Lini Belakang
Baca dalam 60 detik
- Klub Serie A Lazio dikabarkan sedang menjajaki negosiasi dengan bek Belanda Danilho Doekhi yang berstatus bebas transfer setelah kontraknya di Union Berlin berakhir.
- Doekhi menjadi target utama Lazio untuk memperkuat pertahanan yang akan ditinggalkan Alessio Romagnoli dan Mario Gila, serta di bawah arahan pelatih baru Gennaro Gattuso.
- Meski sempat diminati banyak klub Eropa seperti Aston Villa dan Borussia Dortmund, persaingan mereda sehingga Lazio berpeluang mendapatkan tanda tangannya.

Lazio bergerak cepat di bursa transfer musim panas ini dengan membidik bek tengah asal Belanda, Danilho Doekhi, yang saat ini berstatus bebas transfer setelah kontraknya bersama Union Berlin berakhir pada 30 Juni lalu. Klub ibu kota Italia itu dikabarkan telah melakukan pembicaraan awal dengan pemain berusia 28 tahun tersebut, menurut pakar transfer Fabrizio Romano.
Kedatangan pelatih anyar Gennaro Gattuso menjadi pemicu utama Lazio untuk merombak total lini pertahanan. Kepergian Alessio Romagnoli dan Mario Gila membuat tim asuhan Gattuso kehilangan dua pilar di sektor belakang. Sebelumnya, Lazio sudah mengamankan satu pemain gratis dengan merekrut bek kiri Alfonso Pedraza dari Villarreal. Kini, Doekhi menjadi target berikutnya untuk mengisi kekosongan di jantung pertahanan.
Doekhi bukanlah nama asing di kancah sepak bola Eropa. Produk akademi Excelsior dan Ajax ini memulai karier profesionalnya di Vitesse sebelum pindah ke Union Berlin pada 2022 dengan status bebas transfer. Selama dua musim di Bundesliga, ia mencatatkan penampilan solid dan menjadi andalan di lini belakang tim asal ibu kota Jerman tersebut. Postur tubuhnya yang tinggi dan kemampuannya dalam duel udara menjadi nilai jual utama.
Meski demikian, persaingan untuk mendapatkan Doekhi tidaklah mudah. Sejumlah klub besar sempat dikaitkan dengannya, seperti Aston Villa, Leeds United, Crystal Palace, Besiktas, Fenerbahce, Borussia Dortmund, dan PSV Eindhoven. Namun, menurut Romano, minat dari klub-klub tersebut mulai mereda seiring berjalannya waktu, membuka peluang bagi Lazio untuk maju sebagai kandidat terdepan.
Bagi Lazio, merekrut Doekhi secara gratis menjadi langkah strategis di tengah keterbatasan anggaran. Dengan pengalamannya di Bundesliga dan usia yang masih produktif, Doekhi diharapkan bisa langsung beradaptasi dengan gaya bermain Serie A. Gattuso, yang dikenal sebagai pelatih dengan pendekatan defensif ketat, kemungkinan besar akan memanfaatkan kemampuan Doekhi dalam mengorganisir pertahanan.
Dari sisi pemain, bergabung dengan Lazio menawarkan kesempatan bermain di kompetisi elite Eropa dan kembali ke panggung yang lebih bergengsi setelah dua musim di Jerman. Meski tawaran dari klub Premier League mungkin lebih menggiurkan secara finansial, jaminan menit bermain di Lazio bisa menjadi faktor penentu.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pergerakan Lazio di bursa transfer ini menarik untuk diikuti. Serie A selalu memiliki basis penggemar yang besar di Tanah Air, dan keputusan Doekhi bisa memengaruhi peta kekuatan di kompetisi Italia musim depan. Apakah Lazio berhasil mengamankan tanda tangan bek Belanda ini, atau justru kalah oleh klub lain di menit akhir? Hanya waktu yang akan menjawab.



