Irlandia Uji Kedalaman Skuad, Taklukkan Jepang dengan Susah Payah
Baca dalam 60 detik
- Irlandia menang 35-20 atas Jepang di Nations Championship, meski tampil dengan sembilan perubahan pemain inti dan empat debutan.
- Jepang sempat memberi perlawanan sengit dan unggul di babak pertama, tetapi kehilangan momentum setelah kartu kuning di menit akhir.
- Kemenangan ini mengantarkan Irlandia ke puncak klasemen sementara, namun performa set piece yang buruk menjadi pekerjaan rumah sebelum menghadapi Selandia Baru.

Irlandia harus bekerja keras untuk mengalahkan Jepang 35-20 di Newcastle, New South Wales, Sabtu (6/7), dalam laga kedua Nations Championship. Dengan sembilan perubahan starting line-up dan empat pemain yang menjalani debut, tim asuhan Andy Farrell menunjukkan kedalaman skuad, meski performa jauh dari sempurna.
Jepang, yang diperkuat kembali oleh pelatih Eddie Jones setelah menjalani skorsing, tampil agresif sejak awal. Sayap Taira Main membuka skor pada menit kedelapan setelah memanfaatkan lemparan line-out Irlandia yang meleset. Full-back Takuro Matsunaga menambah delapan poin melalui dua penalti, membuat Jepang unggul 13-12 di babak pertama. Namun, Irlandia berhasil membalas melalui try Nick Timoney, Tom O'Toole, dan Robbie Henshaw.
Di babak kedua, debutan Sean Jansen, pemain nomor delapan kelahiran Selandia Baru yang musim ini bersinar bersama Connacht, mencetak try perdananya untuk tim nasional. Namun, Jepang kembali bangkit melalui try pemain pengganti Hayate Era, memperkecil ketertinggalan menjadi 22-20. Irlandia baru bisa mengamankan kemenangan setelah Harry Byrne mengeksekusi penalti dan Tom Stewart mencetak try di menit akhir, memanfaatkan kartu kuning yang diterima Era.
Pelatih Irlandia Andy Farrell mengakui timnya lega bisa menang, meski performa jauh dari memuaskan. "Kami senang dengan hasilnya, mengingat banyaknya perubahan dan debutan. Jepang tim bagus yang memberi tekanan. Skor akhir mungkin menyanjung kami," ujar Farrell. Ia menyoroti masalah line-out yang kembali muncul, seperti yang terjadi saat melawan Australia pekan lalu. Tadhg Beirne, kapten Irlandia, menambahkan, "Set piece kami tidak berfungsi seperti yang diharapkan. Kami akan evaluasi untuk pertandingan pekan depan."
Bagi Jepang, kekalahan ini menjadi pukulan telak setelah pekan lalu mereka mengalahkan Italia. Eddie Jones, yang kembali memimpin tim setelah menjalani skorsing akibat komentar kontroversial, harus segera membenahi pertahanan dan disiplin tim. Dengan jadwal menghadapi Prancis di Tokyo pekan depan, Jepang perlu bangkit jika ingin bersaing di Nations Championship.
Pertandingan pekan depan akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Irlandia: mereka akan menghadapi musuh bebuyutan, Selandia Baru, di Eden Park, Auckland. Sementara itu, Jepang akan menjamu Prancis. Bisakah Irlandia memperbaiki kelemahan set piece mereka tepat waktu, atau All Blacks akan memanfaatkannya?



