Kane Buka Suara Soal Main Golf dengan Trump: Pengalaman Surreal
Baca dalam 60 detik
- Kapten timnas Inggris Harry Kane mengonfirmasi pernah bermain golf dengan mantan Presiden AS Donald Trump di Palm Beach, Florida, sekitar 18 bulan lalu.
- Pertemuan itu terjadi setelah Trump memuji Kane di media sosial, dan kini Kane menyebutnya sebagai pengalaman unik yang sulit dilupakan.
- Momen ini menambah dimensi baru pada hubungan olahraga dan politik global, sekaligus menjadi sorotan jelang laga perempat final Piala Dunia 2026.

Kapten tim nasional Inggris, Harry Kane, akhirnya angkat bicara mengenai pertemuan pribadinya dengan mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang berlangsung di atas lapangan golf. Dalam pernyataan yang disampaikan di Miami, Kane mengakui bahwa ajakan bermain golf dari seorang tokoh sekelas Trump merupakan pengalaman yang terasa tidak nyata.
Kane, yang kini membela Bayern Munich, mengungkapkan bahwa pertandingan golf itu terjadi sekitar 18 bulan lalu di Palm Beach, Florida. Saat itu, ia tengah berada di kawasan tersebut dan mendapat undangan langsung dari Trump. โKetika presiden mengundang Anda ke suatu tempat, Anda tidak bisa menolak,โ ujar Kane di hadapan wartawan, Jumat (10/7/2026), sehari menjelang laga perempat final Piala Dunia 2026 melawan Norwegia.
Pemain berusia 32 tahun itu menilai permainan golf Trump cukup baik untuk usianya. โSaya berharap bisa bermain sebaik dia ketika saya seusianya,โ kata Kane sambil tersenyum. Ia juga mengaku sempat grogi, namun berusaha menikmati momen langka tersebut.
Sebelumnya, Trump telah memuji Kane melalui platform Truth Social-nya setelah Inggris menang dramatis 3-2 atas Meksiko di babak 16 besar. โHarry Kane dari Inggris adalah pemain HEBAT!!!โ tulis Trump. Keesokan harinya, Trump mengungkapkan kepada wartawan bahwa ia dan Kane pernah bermain golf bersama. โSaya pikir Kane adalah pemain hebat. Saya bermain golf dengannya dan saya sangat menyukainya. Dia pegolf yang bagus. Dia benar-benar hebat,โ kata Trump.
Pertemuan antara bintang sepak bola dan mantan presiden ini menarik perhatian publik, terutama di tengah hiruk-pikuk Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Bagi penggemar sepak bola Indonesia, momen ini menjadi pengingat bahwa olahraga tidak hanya soal pertandingan di lapangan, tetapi juga jalinan hubungan antartokoh global. Di Indonesia, di mana sepak bola dan politik kerap beririsan, kisah seperti ini bisa menjadi bahan diskusi menarik tentang pengaruh olahraga dalam diplomasi informal.
Ke depan, publik akan menanti apakah hubungan Kane dengan Trump akan berdampak pada karier atau citra sang kapten. Namun yang pasti, pengalaman bermain golf dengan seorang presiden adalah cerita yang tak akan dilupakan Kane seumur hidupnya. Akankah ada pemain lain yang mendapat kesempatan serupa?



