Rekor 78 Turnamen Putus: Scottie Scheffler Gagal Lolos Cut di Scottish Open
Baca dalam 60 detik
- Petenis nomor satu dunia Scottie Scheffler mencatat kegagalan pertama lolos cut turnamen PGA Tour dalam empat tahun terakhir setelah hanya mampu bermain level par di Scottish Open.
- Kegagalan ini mengakhiri rekor 78 turnamen berturut-turut tanpa melewatkan akhir pekan, rekor terpanjang di sirkuit PGA Tour saat ini.
- Scheffler kini akan fokus mempersiapkan The Open Championship di Royal Birkdale lebih awal, namun masa depannya di Scottish Open masih dipertanyakan.

Untuk pertama kalinya dalam 1.428 hari, Scottie Scheffler harus meninggalkan lapangan lebih awal. Petenis nomor satu dunia itu gagal lolos cut di Genesis Scottish Open setelah mencatat skor 72 pada putaran kedua, Jumat (14/7), mengakhiri rekor luar biasa 78 turnamen berturut-turut tanpa melewatkan akhir pekan.
Scheffler, yang belum pernah finis di luar 25 besar sejak 2024, tiba di Renaissance Club dengan ambisi merebut gelar pertamanya di Skotlandia sebagai bekal menuju The Open Championship. Namun, dua bogey di tiga hole awal putaran kedua menghancurkan harapannya. Dengan skor total level par, ia tertinggal dua stroke dari garis cut yang diperkirakan berada di angka dua di bawah par. Upaya chip-in birdie di hole terakhir berakhir dengan bogey, memastikan kepulangannya lebih cepat.
Kegagalan ini menjadi yang pertama bagi Scheffler dalam turnamen PGA Tour sejak FedEx St Jude Championship 2022. Rekor aktif terpanjang berikutnya kini dipegang Matt Fitzpatrick dengan 28 turnamen berturut-turut. "Saya merasa tidak ada yang berjalan dengan benar," ujar Scheffler. "Saya tidak merasa bermain buruk, lapangan ini memang sulit. Tapi saya bangga dengan konsistensi yang sudah saya tunjukkan."
Bagi pegolf Indonesia, kegagalan Scheffler menjadi pengingat bahwa konsistensi di level tertinggi pun bisa rapuh. Meski jarang terjadi, momen seperti ini menunjukkan betapa tipisnya margin antara sukses dan gagal di golf profesional. Di sisi lain, performa Matt Fitzpatrick yang mencatat lima birdie beruntun dan Jordan Smith yang tampil impresif setelah istirahat tiga pekan menjadi sorotan. Fitzpatrick, yang mengejar kemenangan keempat musim ini, mengaku ini adalah periode terbaik dalam kariernya.
Scheffler, yang tahun lalu juga kesulitan di Scottish Open namun kemudian tampil gemilang di The Open, berusaha melihat sisi positif. Ia akan memulai persiapan untuk The Open Championship di Royal Birkdale lebih awal. Namun, ia enggan berkomitmen untuk kembali ke Skotlandia tahun depan. "Saya merasa bisa bermain baik di sini, tapi entah kenapa tidak berhasil. Saya akan evaluasi di akhir musim," katanya.
Sementara itu, Jon Rahm berhasil lolos cut setelah mencatat 65 pada putaran kedua, sementara Ludvig Aberg diprediksi gagal. Rory McIlroy, yang memimpin putaran pertama, masih bermain pada Jumat sore. Pertanyaan besarnya kini: akankah Scheffler bangkit seperti tahun lalu, atau justru ini awal dari penurunan performa?



