The Killers dan Lana Del Rey Melengkapi Line-Up Hiburan F1 Singapura 2026
Baca dalam 60 detik
- Band rock The Killers dan penyanyi Lana Del Rey diumumkan sebagai pengisi acara tambahan untuk Grand Prix F1 Singapura 2026, melengkapi daftar penampil yang sudah diumumkan sebelumnya.
- The Killers akan tampil setelah sesi kualifikasi pada 10 Oktober, sementara Lana Del Rey akan memulai debut konser penuhnya di Singapura pada 11 Oktober.
- Dengan tiket mulai dari S$198 yang sudah laris terjual, ajang ini diprediksi menarik banyak wisatawan, termasuk dari Indonesia, yang ingin menikmati balapan dan konser kelas dunia.

Grand Prix Formula 1 Singapura 2026 semakin panas dengan pengumuman dua nama besar yang melengkapi jajaran hiburan: The Killers dan Lana Del Rey. Band rock asal Amerika Serikat itu akan kembali ke panggung Padang setelah terakhir tampil di ajang yang sama pada 2018, sementara Lana Del Rey akan mempersembahkan konser penuh pertamanya di Singapura. Keduanya dijadwalkan manggung pada akhir pekan balapan, 9–11 Oktober 2026, di Sirkuit Jalan Raya Marina Bay.
Keputusan panitia menambahkan The Killers dan Lana Del Rey ke dalam line-up yang sudah diumumkan sebelumnya—termasuk Janet Jackson, JJ Lin, James Arthur, Goo Goo Dolls, Mark Ronson, dan DJ Snake—menunjukkan ambisi Singapura untuk menjadikan Grand Prix bukan sekadar ajang balap, melainkan festival hiburan skala internasional. The Killers akan menghibur penonton setelah sesi kualifikasi pada 10 Oktober, sedangkan Lana Del Rey akan menjadi bintang utama di panggung yang sama pada 11 Oktober.
Bagi penggemar musik di Indonesia, kehadiran Lana Del Rey menjadi daya tarik tersendiri. Penyanyi yang dikenal lewat lagu-lagu seperti "Summertime Sadness" dan "Young and Beautiful" ini belum pernah menggelar konser penuh di Asia Tenggara. Tiket konser tunggalnya di kawasan ini sangat langka, sehingga penampilannya di F1 Singapura bisa menjadi kesempatan langka bagi penggemar Indonesia untuk menyaksikannya secara langsung. Apalagi, jarak tempuh dari Jakarta ke Singapura hanya sekitar dua jam penerbangan.
Dari sisi bisnis, penambahan dua nama besar ini diprediksi akan mendongkrak penjualan tiket yang sudah mulai laris. Kategori tiket tertentu bahkan sudah habis terjual, menandakan antusiasme tinggi dari penggemar balap dan musik. Bagi wisatawan Indonesia, paket perjalanan ke Singapura pada akhir pekan tersebut kemungkinan akan meningkat, mengingat banyaknya artis internasional yang jarang tampil di Asia Tenggara. Hal ini juga bisa menjadi peluang bagi maskapai penerbangan dan hotel di Singapura untuk meraup keuntungan tambahan.
Menurut pengamat industri hiburan, kolaborasi antara F1 dan musisi papan atas seperti The Killers dan Lana Del Rey adalah strategi jitu untuk menarik demografi yang lebih luas. "Grand Prix tidak lagi hanya untuk penggemar otomotif. Dengan menghadirkan artis lintas generasi, penyelenggara ingin menciptakan pengalaman yang tak terlupakan bagi semua pengunjung," ujar seorang analis yang enggan disebutkan namanya. Langkah ini juga sejalan dengan tren global di mana ajang balap seperti F1 semakin mengintegrasikan hiburan untuk mempertahankan relevansi di era digital.
Dengan jadwal yang padat—mulai dari JJ Lin dan Cortis pada 9 Oktober, Zara Larsson dan The Killers pada 10 Oktober, hingga Lana Del Rey dan James Arthur pada 11 Oktober—pengunjung harus merencanakan kunjungan mereka dengan cermat. Pertanyaannya, apakah penampilan Lana Del Rey akan menjadi magnet utama bagi penggemar Indonesia, atau justru The Killers yang lebih dinanti? Yang jelas, akhir pekan Oktober di Singapura akan menjadi panggung bagi perpaduan kecepatan dan melodi yang sulit ditolak.



