Melissa Gilbert Temukan Tiga Kakak Kandung di Usia 62 Tahun
Baca dalam 60 detik
- Aktris 'Little House on the Prairie' yang diadopsi saat bayi kini mengetahui memiliki tiga kakak laki-laki dari pihak ibu.
- Penemuan ini terjadi setelah ia terhubung dengan sepupu kelima melalui aplikasi, yang melacak silsilah keluarga.
- Salah satu kakaknya, Matt, mengaku baru mengetahui keberadaan adik perempuannya setelah 66 tahun.

Melissa Gilbert, aktris yang dikenal lewat serial klasik Little House on the Prairie, mengungkapkan bahwa ia memiliki tiga kakak laki-laki dari pihak ibu. Pengakuan ini muncul setelah ia menelusuri silsilah keluarga selama bertahun-tahun, mengingat dirinya diadopsi saat lahir.
Dalam unggahan di media sosial, perempuan berusia 62 tahun itu menceritakan bahwa ia sudah lama mengetahui memiliki tiga kakak tiri dari pihak ayah. Namun, hubungan dengan mereka tidak berjalan mulus dan penuh rahasia. Kini, melalui bantuan seorang sepupu kelima yang ditemukan lewat aplikasi pelacak DNA, ia berhasil menemukan saudara kandung dari pihak ibu.
"Saya selalu berharap memiliki kakak laki-laki, dan ternyata saya punya tiga orang," tulis Gilbert. Dua di antaranya bernama Matt dan Laird, sementara satu lagi, Mark, telah meninggal beberapa tahun lalu. Kabar ini disambut hangat oleh Matt, yang mengaku tidak pernah menyangka akan memiliki adik perempuan setelah 66 tahun hidup.
Matt, dalam unggahannya, menekankan bahwa kebahagiaan terbesarnya bukan karena adiknya seorang selebritas, melainkan karena mereka akhirnya saling menemukan setelah puluhan tahun terpisah. Ia juga menyebut bahwa saudara angkatnya, Marianna, tetap menjadi bagian penting dalam hidupnya. "Memiliki saudara kandung tidak mengubah ikatan yang sudah ada," katanya.
Kisah Gilbert menjadi pengingat bahwa teknologi modern, seperti aplikasi DNA dan jejaring silsilah, mampu menjembatani hubungan keluarga yang sempat terputus. Di Indonesia, tren serupa mulai diminati, meskipun kesadaran akan tes DNA masih terbatas. Bagi banyak orang yang diadopsi, penemuan semacam ini bisa menjadi momen emosional yang mengubah perspektif tentang identitas dan keluarga.
Gilbert berencana menjalin hubungan lebih erat dengan kakak-kakaknya yang baru ditemukan. "Keluarga punya cara unik untuk saling menemukan, bahkan setelah 62 tahun," tulis Matt. Pertanyaan yang kini mengemuka: akankah kisah ini menginspirasi lebih banyak orang untuk menelusuri akar keluarga mereka?



